Cuma Beredar 16 Hari, Apa Kabar "Drone" GoPro Karma?

Kompas.com - 05/01/2017, 13:32 WIB
GoPro memamerkan Karma, drone lipat buatannya, di booth mereka yang terletak di Hall 9 Koelnmesse. Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.comGoPro memamerkan Karma, drone lipat buatannya, di booth mereka yang terletak di Hall 9 Koelnmesse.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Drone perdana dari GoPro, Karma, ditarik kembali dari pasaran dalam waktu hanya 16 hari setelah pertama dijual pada Oktober tahun lalu. Sebabnya, wahana terbang nirawak ini memiliki masalah teknis yang membuatnya bisa mati mendadak saat terbang.

Batu sandungan itu tak menghalangi ambisi GoPro untuk berkiprah di ranah drone. Setelah memeriksa Karma dan mengerjakan perbaikan, pabrikan kamera aksi tersebut mengumumkan rencananya untuk meluncurkan ulang Karma.

Waktu persisnya belum dipastikan, tapi kemungkinan bakal dilakukan pada 2017. Informasi lebih lanjut mengenai kembalinya Karma bakal dibeberkan pada Februari mendatang.

Baca: Baru 16 Hari Dijual, Drone GoPro Karma Ditarik dari Peredaran

Apa yang salah dengan Karma saat ditarik kembali?

Menurut keterangan GoPro yang dirangkum KompasTekno dari The Verge, Kamis (5/1/2016), rupanya mekanisme pengunci baterai di tubuh drone kurang solid sehingga bisa menyebabkan aliran listrik putus secara tiba-tiba.

Karma dirancang khusus untuk dipasangkan dengan kamera aksi buatan GoPro. Unit kamera berikut gimbal penstabil gambar diletakkan di bagian depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Drone seharga 799 dollar AS (sekutar Rp 10,7 juta) ini sempat terjual sebanyak 2.500 unit sebelum di-recall lantaran masalah di atas.

Penarikan Karma seolah menjadi pukulan berikutnya buat GoPro yang sudah didera penurunan harga saham sepanjang 2016. Akankah drone ini kembali mengangkasa?

Baca: Beredar, Video Drone GoPro Karma Jatuh Hampir Menimpa Orang



Sumber The Verge

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X