Microsoft Rancang Tablet yang Bisa Dilipat Jadi Smartphone

Kompas.com - 19/01/2017, 06:40 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Microsoft ternyata berusaha mengembangkan tablet yang dapat diubah menjadi smartphone. Upaya pengembangan tersebut terungkap melalui sebuah rincian pengajuan paten yang baru-baru ini dipublikasikan.

Dalam paten yang dimaksud, Micsoroft menampilkan ilustrasi sebuah perangkat elektronik yang memiliki tiga layar. Saat ketiga layar tersebut dilipat, maka perangkat tersebut bisa dipakai sebagai ponsel.

Sedangkan saat ketiga layar dibentangkan, maka perangkat otomatis berubah menjadi tablet. Konsepnya mirip dengan Courrier, proyek tablet yang sempat digarap dan akhirnya diberhentikan oleh Microsoft sekitar 6 tahun lalu.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari The Verge, Kamis (19/1/2017), paten mengenai ponsel yang bisa diubah jadi tablet itu pun bukan hal yang baru. Microsoft ternyata telah mengajukannya sejak 2014. Hanya saja, keberadaan paten tersebut baru diketahui sekarang.

Baca: Lenovo Pamer Gelang dan Tablet Android Layar Lipat

Toh memang tidak semua paten berubah menjadi sebuah produk. Adakalanya paten tersebut diajukan sebagai referensi desain saja, untuk dilihat kembali saat ingin membuat sesuatu di masa yang lain.

Melihat paten tersebut setidaknya membuka pengetahuan tentang cara Microsoft melihat potensi pengembangan ponsel dan usaha mereka untuk kembali ke bisnis tersebut. Tampaknya perusahaan berharap bisa membuat perangkat yang punya fungsi lebih hebat dari sekadar ponsel.

Sejak tahun lalu, Microsoft sendiri sudah menyerah dan memutuskan hengkang dari bisnis perangkat genggam.

Orang yang mengajukan paten itu adalah Kabir Siddiqui. Dia juga yang diketahui mengajukan paten untuk kickstand dan kamera pada tablet Surface buatan Microsoft.

Baca: Rp 13.000 Bisa buat Beli Tablet PC 8 Inci

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber The Verge

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.