Janji Samsung soal Galaxy Note 8

Kompas.com - 24/01/2017, 06:53 WIB
Unit Galaxy Note 7 tersimpan di dalam kotak yang ditutup dengan memakai engsel magnet. Smartphone ini akan langsung menyambut begitu kotak dibuka. Tentu, dengan keadaan masih dimatikan. Oik Yusuf/ KOMPAS.comUnit Galaxy Note 7 tersimpan di dalam kotak yang ditutup dengan memakai engsel magnet. Smartphone ini akan langsung menyambut begitu kotak dibuka. Tentu, dengan keadaan masih dimatikan.
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Insiden yang menimpa Galaxy Note 7 tak membuat Samsung kapok memproduksi seri Galaxy Note berikutnya. Mobile Chief Samsung, DJ Koh, memastikan Galaxy Note 8 akan hadir untuk para pecinta ponsel berlayar besar dengan pensil digital S-Pen.

"Kami akan membawa Note 8 yang lebih baik, lebih aman, dan sangat inovatif," begitu janji Koh, sebagaimana dilaporkan PhoneArena dan dihimpun KompasTekno, Selasa (24/1/2017).

Diketahui, Koh merupakan salah satu orang yang berperan penting dalam mengembangkan fitur S-Pen. Koh pun yakin masih banyak orang yang menanti lini Galaxy Note yang ciri khasnya terletak pada S-Pen.

Persepsi itu diperkuat Chief of Samsung US Branch, Tim Baxter. Ia mengklaim para pengguna Galaxy Note 4 dan Galaxy Note 5 sudah tak sabar memperbarui perangkatnya ke Galaxy Note 8.

"Mereka (pemilik Galaxy Note 4 dan 5) sangat jelas menginginkan sebuah perangkat Note (yang baru)," Baxter menuturkan.

Baca: Iklan Samsung Tampilkan Smartphone Misterius, Galaxy S8?

Sumber masalah Galaxy Note 7

Samsung akhirnya mengumumkan penyebab Galaxy Note 7 mudah panas dan berisiko meledak. Penjabarannya berdasarkan hasil investigasi selama berbulan-bulan. Ternyata, sumber masalah pada flagship itu berasal dari dua hal berbeda di dua baterai yang dirancang.

Pertama, baterai memiliki kelemahan desain di pojok kanan atas yang menimbulkan korsleting. Casing eksternal baterai juga dinilai terlalu kecil untuk komponen yang ada di dalamnya.

Akibatnya, elektroda baterai yang ada di dalamnya mengalami pembengkokan dan posisi ujung elektroda negatif menekan pojok kanan atas casing baterai. Masalah baterai yang pertama membuat Samsung menarik Galaxy Note 7 untuk sementara dari pasaran pada September 2016.

Lantas, pada akhir September, Galaxy Note 7 yang baru kembali dipasarkan. Sayangnya versi baru tak lebih baik dari versi pertama. Masalahnya bukan lagi pada desain, namun proses manufaktur yang terlalu terburu-buru. Baterai mudah terbakar karena ada cacat dalam proses pengelasan.

Samsung sudah menjabarkan masalah yang terjadi pada Galaxy Note 7 dan berjanji akan melakukan yang terbaik untuk Galaxy Note 8. Kini, tinggal kepercayaan pengguna yang musti dikembalikan pelan-pelan.

Baca: Samsung Resmi Umumkan Penyebab Galaxy Note 7 Mudah Terbakar



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X