Foxconn Butuh Rp 93 Triliun Pindahkan Pabrik iPhone ke AS

Kompas.com - 24/01/2017, 17:18 WIB
iPhone 7 Plus varian warna gold 128 GB yang ditunjukkan ke KompasTekno oleh salah satu pedagang di pusat perbelanjaan ITC Kuningan, Jakarta, Rabu (21/9/2016). iPhone 7 dan iPhone 7 Plus yang beredar di sini merupakan barang non-resmi. Oik Yusuf/ KOMPAS.comiPhone 7 Plus varian warna gold 128 GB yang ditunjukkan ke KompasTekno oleh salah satu pedagang di pusat perbelanjaan ITC Kuningan, Jakarta, Rabu (21/9/2016). iPhone 7 dan iPhone 7 Plus yang beredar di sini merupakan barang non-resmi.
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Manufaktur rekanan Apple terbesar, Foxconn, mempertimbangkan opsi untuk membuka pabrik di AS. Hal ini menyusul imbauan Presiden AS, Donald Trump untuk memindahkan fasilitas produksi iPhone dari China ke Negeri Paman Sam.

Menurut CEO dan Direktur Utama Foxconn, Terry Gou, fasilitas produksi yang rencananya bakal dibangun di AS adalah pabrik tampilan ponsel alias mobile display.

Biaya investasinya dikalkulasikan mencapai 7 miliar dollar AS atau setara Rp 93 triliun. Nilai tersebut digadang-gadang mampu membuka 30.000 hingga 50.000 lapangan kerja baru di AS.

"Ada rencana, tapi bukan janji. Ini masih harapan," kata Gou, sebagaimana dilaporkan Reuters dan dihimpun KompasTekno, Selasa (24/1/2017).

Jika nantinya terlaksana, Sharp disebut-sebut bakal mengelola pabrik display Foxconn di AS. Diketahui, Sharp telah rampung diakuisisi Foxconn pada Februari 2016 lalu senilai 6,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 82 triliun.

Baca: Mantan Bos Foxconn Dituduh Curi 5.700 iPhone Senilai Rp 21 Miliar

Terlepas dari itu semua, Gou menegaskan bahwa bisnis utama Foxconn tetap berdiri di China. Rencana membuka pabrik di AS muncul karena kebijakan yang bakal ditetapkan Presiden Trump.

Sejak berkampanye hingga terpilih menjadi presiden, Trump berkali-kali menekan Apple untuk memasarkan iPhone yang benar-benar dibuat di AS. Jika tidak, Trump mengancam akan meningkatkan tarif impor dari beberapa negara, termasuk China.

Sebaliknya, jika Apple mau memproduksi iPhone di AS, Trump berjanji akan melonggarkan beberapa kebijakan bisnis seperti pajak pendapatan.

Selain Foxconn, pabrik komponen Apple lainnya yang berbasis di China belum berencana pindah ke AS. Mereka mengatakan biaya produksi di AS akan membengkak dan berimplikasi pada harga ritel iPhone yang melambung tinggi.

Baca: Rekor 25 Tahun Foxconn Sang Perakit iPhone Terhenti, Salah Siapa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Software
Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

e-Business
20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

Software
Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

e-Business
Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Hardware
Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Software
TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

Software
iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

Hardware
Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Software
Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Gadget
Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Gadget
YouTube Luncurkan 'Most Replayed', Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

YouTube Luncurkan "Most Replayed", Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

Software
Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

e-Business
Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.