Kakek-Nenek di Lampung "Dipaksa" Langganan IndiHome dan UseeTV

Kompas.com - 01/02/2017, 10:42 WIB
Ilustrasi Doc. Telkom IndonesiaIlustrasi
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Sepasang suami-istri yang sudah berusia di atas 80 tahun terpaksa harus berlangganan layanan digital dari PT Telkom. Layanan tersebut berupa saluran televisi interaktif UseeTV dan akses internet IndiHome lengkap dengan akses jaringan WiFi.

Padahal, kakek-nenek yang berdomisili di Bandar Lampung tersebut tak pernah mengenal, apalagi menggunakan internet. Teknologi televisi digital berbasis internet semacam UseeTV juga tak dipahami.

Setidaknya, begitu menurut penuturan sang cucu, Denny, yang belakangan melaporkan insiden ini ke media sosial Twitter, Selasa (31/1/2017) malam.

Denny mengeluhkan sikap dua sales Telkom Group di lapangan. Ia merasa kakek-neneknya dipaksa berlangganan layanan-layanan yang tak dibutuhkan oleh orang tua seusia mereka.

Pemaksaan ini, disebut Denny, dilakukan oleh petugas penjualan tersebut dengan menyambangi rumah kakek dan neneknya pada akhir Januari lalu.

Baca: Begini Kronologi Lengkap Pemaksaan IndiHome di Lampung

"Ya kali, kakek-nenek gue nonton tv aja jarang, dipasangin useetv dan wifi, dengan modus TIDAK ADA BIAYA TAMBAHAN BULANAN. Wtf @TelkomCare," begitu yang dituliskan Denny lewat akun @dennyed.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kakek-nenek ditakut-takuti sales

KompasTekno pun menghubungi Denny pada Rabu (1/2/2017) pagi. Ia mengonfirmasi bahwa semua keluhan yang disampaikan di Twitter adalah benar dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Mereka (sales Telkom Group) menakut-nakuti kakek-nenek saya. Di berita acara, pembantu rumah disuruh tanda tangan karena kakek dan nenek saya enggak bisa pengang pena lagi," ia menjelaskan.

Adapun bentuk "menakut-nakuti" yang dimaksud Denny berupa informasi bahwa upgrade ke UseeTV dan memasang router Wi-Fi adalah wajib. Kakek-nenek Denny juga diiming-imingi dengan kalimat "tak ada biaya tambahan bulanan".

Padahal, masa trial tanpa biaya memang diberikan pada tiga bulan pertama. Namun, untuk selanjutnya, pengguna bakal dikenakan biaya langganan sesuai paket yang dipilih.

"Kakek-nenek saya manut aja, nggak paham," ujarnya.

Denny pun bertindak cepat dengan memutus layanan USeeTV dan Wi-Fi. Namun, ada hal lain yang ia kecewakan. Customer Service Telkom Group, via Twitter, mengatakan bahwa jalur telepon kakek-neneknya sejak 1970-an juga bakal diputus.

Baca juga: Telkom: Stop IndiHome, Telepon Rumah Tak Ikut Hangus

Untuk mendudukkan persoalan dan mencari solusinya, Denny mengatakan, pamannya bakal bertandang ke kantor Telkom di Teluk Betung, Bandar Lampung, pada hari Rabu ini.

Baca: Telkom Selesaikan Kasus IndiHome di Lampung

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.