Kompas.com - 02/02/2017, 11:15 WIB
|
EditorDeliusno

KOMPAS.comFacebook dikabarkan sedang mengembangkan aplikasi video-sentris untuk dekoder (set-top-box) TV, termasuk dekoder buatan Apple, Apple TV. Dengan aplikasi ini, video Facebook bisa menjangkau lebih banyak orang dan menjadi sarana untuk menyebar iklan.

Aplikasi ini, seperti dikutip KompasTekno dari The Wall Street Journal, Kamis (2/2/2017), menjadi salah satu bagian dari strategi "video-first" Facebook. Jejaring sosial yang didirikan Mark Zuckerberg itu akhir-akhir ini memang banyak melakukan pendekatan dengan video.

Hal itu antara lain dengan mengenalkan Facebook Live, lalu menguji iklan video, mengintegrasikan lebih banyak video ke Instagram, dan sebagainya.

Baca: Pengguna Aktif Bulanan Facebook Dekati Angka 2 Miliar

Facebook juga dikabarkan sedang berbicara dengan perusahaan media untuk bekerja sama membuat program acara TV jangka panjang. Dekoder akan menjadi sarana yang pas untuk mendistribusikan konten-konten video buatan Facebook sehingga bisa diakses di TV.

Aplikasi seperti Nvidia Shield yang berbasis Android TV bisa menghasilkan pemasukan lebih banyak lagi bagi Facebook, dibandingkan dengan hanya menampilkannya di News Feed.

Pengguna pada masa depan bisa menonton video premium atau acara-acara olahraga yang lisensinya telah dibeli oleh Facebook melalui aplikasi di dekoder ini.

Facebook sendiri saat ini sudah mulai bereksperimen dengan iklan video di tayangan live-nya. Iklan ini akan muncul setelah klip video diputar 20 detik. Iklannya sendiri berdurasi 15 detik.

Facebook berencana menerapkan iklan seperti ini di tayangan TV-nya nanti. Jika penonton tidak ingin melihat iklan di tayangan mereka, maka mereka bisa menambah sejumlah uang berlangganan. Metode ini mirip dengan layanan YouTube Red yang dikenalkan Google.

Baca: Algoritma Baru Facebook Bisa Tenggelamkan Berita Hoax

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.