Apple, Alphabet, dan Facebook Tulis Surat Terbuka untuk Trump?

Kompas.com - 04/02/2017, 11:50 WIB
Presiden AS Donald Trump 
Brendan Smialowski / AFPPresiden AS Donald Trump
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Empat raksasa teknologi, yakni Apple, Alphabet, Facebook, dan Microsoft sepakat untuk menentang kebijakan anti-imigran yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Keempat perusahaan itu pun dikabarkan bersama-sama menulis dan mengirim surat terbuka memprotes kebijakan tersebut. Isinya antara lain mengatakan bahwa kebijakan anti-imigran yang diterapkan pada pendatang dari 7 negara, merupakan tindakan keliru.

“Meski keamanan dan prosedur uji coba dapat menjadi sebuah subjek peningkatan dan evaluasi berkelanjutan, kebijakan pemblokiran bukanlah pendekatan yang benar,” demikian tertulis dalam naskah surat bersama itu.

Baca: Reaksi Bos-bos Perusahaan Teknologi AS Setelah Trump Serukan Anti-imigran

Namun surat terbuka itu saat ini hanya diketahui hanya sebagai naskah. Entah jadi dikirim ke Gedung Putih atau tidak. Keempat perusahaan yang disebutkan di atas belum berkomentar sama sekali mengenai keberadaan surat itu.

Selain keempat raksasa teknologi itu, surat terbuka ini juga menyertakan Uber, Stripe, dan sejumlah perusahaan lainnya.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Cnet, Sabtu (4/2/2017), surat terbuka itu merupakan langkah protes terbaru yang dilakukan oleh perusahaan teknologi AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kebijakan anti-imigran

Sebelumnya, Trump telah mengeluarkan aturan anti-imigran untuk mencegah orang dari negara tertentu masuk ke AS. Negara yang masuk dalam daftar larangan itu adalah Irak, Iran, Suriah, Libia, Sudan, Yaman, dan Somalia.

Perintah Trump kemudian memicu protes dari berbagai kalangan. Beberapa di antaranya adalah protes disuarakan oleh perusahaan teknologi, antara lain melalui pernyataan resmi perusahaan teknologi, tokoh atau bos perusahaan itu sendiri.

Baca: Karyawan Google di Seluruh Dunia Melakukan Unjuk Rasa

Google sempat menggelar protes dalam kompleks perkantorannya di Mountain View, California, AS. Microsoft, Amazon, dan Expedia menyatakan dukungan terhadap gugatan yang diajukan oleh negara bagian Washington.

Selai itu, ada lebih dari 2.000 anggota industri teknologi New York telah menandatangani surat berisi peringatan mengenai dampak ekonomi dari kebijakan Trump. Anggota kelompok industri ini antara lain Spotify, Etsy, Yext, dan Meetup.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber CNET
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.