Kompas.com - 08/02/2017, 09:44 WIB
Ilustrasi aplikasi mobile Twitter. istIlustrasi aplikasi mobile Twitter.
|
EditorDeliusno

Pengenalan hasil pencarian yang lebih aman dilakukan melalui fitur "pencarian aman" yang menghilangkan konten sensitif serta tweet dari akun yang diblokir dari “hasil pencarian”. 

Walaupun jenis konten seperti ini dapat saja ditemukan jika pengguna dengan sengaja mencarinya, tetapi konten tersebut tidak akan mengacaukan hasil pencarian lagi ke depannya.

Penurunan kicauan yang melecehkan, merendahkan, dan berpotensi mengancam dilakukan dengan mengidentifikasi dan memindah respons-respons (replies) yang kasar, melecehkan, merendahkan, serta berpotensi menyebarkan ancaman ke bagian bawah.

Twitter juga akan mendahulukan percakapan yang lebih relevan ke bagian awal. Respons-respons tersebut tetap dapat diakses pengguna yang memang sengaja mencarinya.

Perubahan ini akan dibawa Twitter dalam beberapa minggu mendatang.

Baca: 12.000 Kicauan di Twitter Berisi Ajakan Bunuh Donald Trump

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.