Kompas.com - 11/02/2017, 10:13 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

Baca: 4 Smartphone Xiaomi Made in Indonesia Meluncur Tahun Ini

Selain seri Redmi yang lebih menyasar kelas menengah ke bawah, Xiaomi tak menutup kemungkinan bakal memboyong ponsel flaghsip. Namun, lagi-lagi pabrikan itu masih irit bicara soal jenis ponsel yang dimaksud.

Secara keseluruhan, Xiaomi menargetkan penjualan smartphone di Indonesia akan naik 15 persen dibandingkan tahun lalu. Meski demikian, ia enggan menyebut angka pastinya. Wang Xiang juga yakin mampu masuk pada jejeran "Top 5" smartphone Indonesia untuk 2017 ini.

Pada kuartal ketiga 2016 lalu, posisi "Top 5" di Indonesia secara berurutan ditempati Samsung, Oppo, Asus, Advan, dan Lenovo.

Membangun ekosistem Xiaomi di Tanah Air

Tak cuma berkutat pada smartphone, Xiaomi juga sesumbar bakal memasukkan produk-produk elektronik lain. Pasalnya, selama beberapa tahun terakhir, Xiaomi juga gencar mengembangkan perkakas rumah tangga pintar, alias smart appliances.

"Kami akan memboyong ekosistem Xiaomi ke Indonesia. Ada produk-produk inovatif sebagai implementasi smart home," Wang Xiang menjelaskan.

Saat ditanya apakah akan membangun Mi Home di Tanah Air, Wang Xiang tak berkelit. Menurut dia, Mi Home bisa saja dibangun di Indonesia, namun perlu kerja sama dengan pihak lain.

Baca: Xiaomi Resmikan Redmi 4A di Indonesia, Dibanderol Rp 1,5 Juta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.