Kompas.com - 14/02/2017, 18:48 WIB
|
EditorDeliusno

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara bertemu perwakilan Facebook untuk membahas penanggulanan berita palsu alias hoax, pada hari ini, Selasa (14/2/2017), di ruang tamu menteri, Gedung Kominfo lantai 7, Jakarta. Pertemuan itu berlangsung secara tertutup.

Menurut Dirjen Aptika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Samuel Pangerapan, Facebook sepakat untuk melakukan peningkatan layanan alias service level agreement (SLE). Jika ada laporan terkait konten negatif meliputi pornografi, kekerasan, dan hoax, Facebook akan lebih cepat serta serius menanganinya.

Selain itu, dibahas pula tentang inisiasi Facebook untuk membuat program edukasi jurnalisme warga di Tanah Air. Namun, topik tentang pajak Facebook di Indonesia belum tersentuh.

"Kami bicara soal penanganan konten," ujar Samuel. Soal pajak nanti ada (waktunya sendiri). Intinya bagaimana bisa meningkatkan layanan di masyarakat," kata Samuel.

Diketahui, utang pajak Facebook di Indonesia diperkirakan antara Rp 2 triliun hingga Rp 3 triliun, termasuk denda keterlambatan pembayaran. Hal tersebut dikemukakan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Khusus, Muhammad Haniv, pada akhir 2016 lalu.

Sebelumnya, pemerintah gencar menagih utang pajak Google. Untuk kasus sang raksasa mesin pencari tersebut di Indonesia, Dirjen Pajak menawarkan penyelesaian pajak atau tax settlement.

Angka kesepakatan dikatakan berkisar 73 juta dollar AS atau setara Rp 988 miliar. Proses penyelesaian pajak Google ditargetkan rampung tahun ini.

Terkait penyebaran hoax, Kemenkominfo selanjutnya akan berdiskusi dengan Twitter pada 20 Februari mendatang. Diharapkan layanan internet dan pemerintah bisa bekerja sama lebih erat untuk memberantas konten negatif di internet.

Baca: Tawaran Damai Google soal Pajak Ditolak Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.