Kompas.com - 16/02/2017, 10:30 WIB
Dua startup peserta The NextDev saat menjalani sesi mentoring di kantor pusat Facebook di Singapura, Rabu (15/2/2017). Reska K. Nistanto/KOMPAS.comDua startup peserta The NextDev saat menjalani sesi mentoring di kantor pusat Facebook di Singapura, Rabu (15/2/2017).
|
EditorDeliusno

SINGAPURA, KOMPAS.com - Dua startup finalis ajang kompetisi aplikasi Telkomsel The NextDev mendapat sesi mentoring oleh tim Facebook Asia Pacific di kantor pusat Singapura. Sesi mentoring ini merupakan privilege yang didapatkan peserta The NextDev yang masuk dalam lima besar.

Kedua startup tersebut adalah Angkuts dari Pontianak dan Tun Tun dari Denpasar, Bali. Sesi mentoring diberikan oleh Rian Novianto, Client Partner Facebook.

Dalam sesi mentoring itu, Rian bercerita tentang bagaimana cara memanfaatkan layanan-layanan yang dimiliki Facebook untuk menghubungkan aplikasi mereka dengan audiens yang lebih luas.

Salah satunya adalah dengan Facebook Analytics for Apps. Layanan ini menjadi solusi untuk aplikasi di iOS dan Android, platform mobile dan desktop, untuk memahami perilaku audiens.

Reska Nistanto/Kompas.com Angkuts dan Tun Tun, dua startup peserta The NextDev mengikuti sesi mentoring di kantor Facebook
Pengguna juga bisa menarget kepada siapa aplikasi mereka ingin ditujukan. Facebook memiliki algoritma khusus yang bisa membedakan target konsumen berdasar umur, jenis kelamin, gadget yang digunakan, dan sebagainya.

"Senang bisa mengikuti sesi mentoring, karena mendapat banyak pelajaran dari pengalaman-pengalaman yang diceritakan, dan termotivasi," kata Try Wahyudinata, programmer aplikasi Angkuts.

Sementara Ayu Nikki Asvikarani yang mewakili Tun Tun, mengatakan senang mengikuti rangkaian kegiatan The NextDev karena bisa menemukan teman-teman developer aplikasi dari seluruh Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mentoring dari startup lain

Reska Nistanto/Kompas.com Angkuts dan Tun Tun, dua startup peserta The NextDev mengikuti sesi mentoring oleh CEO Carro, Aaron Tan di kantor Innov8.

Selain berguru kepada Facebook, kedua startup The NextDev juga mendapat sesi mentoring dari Aaron Tan, Co-Founder Carro, aplikasi jual beli mobil bekas yang diinkubasi oleh Innov8, anak perusahaan Singtel.

Carro yang didirikan oleh Aaron pada Juli 2016 lalu telah mendapatkan pendanaan lebih dari 6 juta dollar AS dengan transaksi bulanan mencapai angka 500.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.