Kompas.com - 18/02/2017, 16:09 WIB
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - YouTuber kondang, Felix Kjellberg alias PewDiePie akhirnya resmi mengunggah video permintaan maaf atas pernyataannya rasis yang dia lontarkan. Dia juga mengakui bahwa tindakannya tidak pantas dilakukan dan sudah kelewat batas.

“Saya minta maaf atas kata-kata yang saya gunakan. Saya tahu kata-kata itu telah menyinggung orang dan saya akui bahwa candaan itu sudah kelewat batas,” ujarnya.

Sebagaimana seorang YouTuber, PewDiePie pun mengunggah permintaan maaf resmi itu dalam bentuk video berjudul “My Response” di YouTube. Durasinya cukup panjang, sekitar 11 menit. Isinya memang bukan sekadar permintaan maaf saja, tapi keluhan dan ada juga komentar yang menyalahkan pihak lain.

Keluhan dan lontaran kesalahan itu, sebagaimana dilansir KompasTekno dari The Verge, Sabtu (18/2/2017), dialamatkan kepada berbagai media yang memuat lelucon kasar PewDiePie. Media yang paling salah, menurut PewDiePie, adalah The Wall Street Journal.

“Mereka tidak menyebut itu sebagai candaan. Mereka menyebutkan sebuah konten. Maksud saya adalah para media kehilangan konteks dari setiap ucapan saya,” ujar PewDiePie.

“Mereka mengambil ucapan itu dan membuatnya kehilangan konteks untuk menyerang saya dan menggambarkan saya sebagai Nazi,” imbuhnya.

Lengkapnya, Anda bisa menyaksikan video permintaan maaf PewDiePie itu di bawah ini atau dengan klik tautan berikut ini.


Sebelumnya, selama 6 bulan belakangan ini PewDiePie mengunggah 9 video kontroversial ke YouTube. Video terakhir yang dia unggah bertanggal 11 Januari 2017 menunjukkan dirinya sedang mengomentari video yang menunjukkan dua lelaki tanpa busana memegang lembaran berisi tulisan “Matilah semua kaum Yahudi”.

Kontroversi video itu kemudian berbuntut panjang. PewDiePie dianggap melakukan propaganda anti-Yahudi dan pro gerakan ekstrimis Nazi akibat video-videonya itu. Disney yang selama ini menjalin kerja sama dengannya memutus kontrak secara sepihak.

Selain itu, Google juga memutuskan untuk menarik iklan-iklannya dari video kontroversial tersebut dalam selang waktu beberapa hari setelah PewDiePie mengunggahnya. Kini PewDiePie sendiri telah menghapus seluruh video bertema anti-Yahudi yang diunggahnya.

Baca: YouTuber Terkaya Dipecat karena Dinilai Anti-Yahudi dan Pro Nazi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber The Verge



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.