Foto Lomba Oprek Komputer Dicomot untuk "Hoax" Hacker Server KPU

Kompas.com - 19/02/2017, 12:07 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta

KOMPAS.com - Pria berkacamata itu memakai topi merah yang dikenakan terbalik. Di depannya terhampar komponen-komponen komputer yang dibiarkan tergeletak begitu saja. Matanya terpaku menatap monitor, jari-jarinya di atas keyboard.

Keterangan foto menyebut si pria sebagai hacker yang menjahili server Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun benarkah demikian? Ternyata tidak. Foto tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan keterangan dalam postingan Facebook tersebut.

Situs lokal Jagatreview.com yang terkait langsung dengan foto tersebut memberikan klarifikasi bahwa gambar dimaksud tidak memperlihatkan sosok hacker, melainkan peserta lomba overclocking.

Foto hoax yang menyebut peserta AOCT sebagai hacker KPU.Facebook Foto hoax yang menyebut peserta AOCT sebagai hacker KPU.
Overclocking merupakan kegiatan mendongkrak kecepatan komputer hingga di atas standar dengan berbagai teknik. Pegiatnya lazim disebut overclocker. Lomba overclocking banyak diselenggarakan di berbagai belahan dunia dan umumnya memang melibatkan aneka komponen komputer.

Baca: Wakili Indonesia, Alva Jonathan Juarai Kompetisi "Overclock" Dunia

“Pertandingan yang dilakukan adalah overclocking, bukan hacking. Semua komputer yang digunakan untuk bertanding tidak terhubung ke internet atau jaringan lokal sama sekali,” sebut JagatReview dalam pernyataan resmi yang dirangkum KompasTekno, Minggu (19/2/2017).

Adapun tulisan “AOCT” yang tertera di kaus pria dalam foto, menurut JagatReview, adalah singkatan dari nama lomba overclocking yang berbunyi “Amateur OverClocking Tournament” yang diselenggarakan situs tersebut. Bukan "cyber team" dari pendukung salah satu paslon dalam Pilkada serentak seperti diklaim oleh foto hoax.

Pihak JagatReview mensinyalir sang pembuat hoax mencomot foto penyelenggaraan AOCT di Yogyakarta pada 2014, lantas menambahkan caption palsu untuk mengesankan bahwa orang dalam gambar adalah hacker.

Baca: Ada Adu Kencang Komputer di Indocomtech 2012

Chief Editor JagatReview, Dedy Irvan, mengatakan akun penyebar foto hoax tersebut di Facebook saat ini sudah menghilang, bisa jadi karena laporan yang masuk ke Facebook atau ditutup sendiri oleh pemiliknya.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.