Gara-gara “Typo” Satu Huruf, "Hacker" Curi Rp 5,8 Miliar

Kompas.com - 21/02/2017, 16:26 WIB
ilustrasi BBCilustrasi
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com — Salah ketik alias typo kadang bisa membuat repot, apalagi kalau sampai mengakibatkan bug yang bisa dieksploitasi hingga menimbulkan kerugian miliaran rupiah.

Itulah yang dilaporkan menimpa mata uang virtual Zcoin baru-baru ini. Seperti Bitcoin, Zcoin adalah cryptocurrency yang tidak memiliki bank sentral.

Basisnya adalah protokol software Zerocoin yang memberikan privasi dan anonimitas untuk pengguna. Namun, baris kode Zerocoin ternyata mengandung bug yang berasal dari salah ketik.

“Sebuah kesalahan tipografi berupa satu karakter tambahan dalam kode telah memungkinkan seorang penyerang membuat transaksi Zerocoin, walaupun sebenarnya tidak memiliki mata uang Zcoin,” sebut manajer komunitas Zcoin, Reuben Yap, dalam sebuah pengumuman.

Dengan kata lain, sang hacker bisa menggunakan Zcoin yang sama untuk transaksi berkali-kali. “Kami sadar sedang diserang (hacker) ketika jumlah transaksi mata uang tidak sama dengan jumlah pengeluaran,” lanjut Yap.

Sang hacker yang masih belum bisa diidentifikasi itu diperkirakan berhasil mendulang profit senilai 437.000 dollar AS atau lebih dari Rp 5,8 miliar, seperti dirangkum KompasTekno dari Business Insider, Selasa (21/2/2017).

Kendati demikian, Yap menegaskan bahwa kriptografi Zcoin sendiri tidak bermasalah. Problemnya hanya berasal dari typo itu.

“Kami telah mengidentifikasi error dimaksud dan segera menyalurkan perbaikan,” ujar Yap.
 
Baca: Tahun Baru, Nilai Tukar 1 Bitcoin Mencapai Rp 13 Juta

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X