Nilai Akuisisi Yahoo Didiskon Rp 4,6 Triliun

Kompas.com - 22/02/2017, 08:19 WIB
Logo Yahoo YahooLogo Yahoo
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Angka akuisisi Verizon ke Yahoo didiskon 350 juta dollar AS atau setara Rp 4,6 triliun. Nilai kesepakatan yang tadinya 4,83 miliar dollar AS (Rp 64,5 triliun) menciut jadi 4,48 miliar dollar AS (Rp 59,7 triliun).

Hal ini menyusul terungkapnya dua kasus pelanggaran data yang masif pada layanan internet Yahoo pada akhir 2016 lalu, sebagaimana dilaporkan TechCrunch dan dihimpun KompasTekno, Rabu (22/2/2017).

Yahoo dan Verizon juga sepakat untuk berbagi kewajiban hukum atas pelanggaran data yang terjadi. Pada September 2016, sekitar 500 juta akun Yahoo bocor. Angka itu meningkat menjadi 1 miliar akun pada Desember 2016.

Baca: Satu Miliar Akun Yahoo Bocor, Pengguna Tak Cukup Ganti Password

Dengan adanya perubahan kesepakatan antara perusahaan internet dan perusahaan telekomunikasi tersebut, maka proses akuisisi direncanakan rampung pada kuartal kedua 2017.

"Revisi perjanjian memberikan hasil yang adil dan menguntungkan bagi pemegang saham. Ini memberikan perlindungan bagi kedua pihak dan menunjukkan jalan yang jelas untuk menutup transaksi pada kuartal kedua mendatang," kata VP sekaligus President of New Business Verizon, Marni Walden.

Sejalan dengan itu, CEO Yahoo, Marissa Mayer, mengungkapkan pihaknya sudah tak sabar berinovasi lebih lanjut berkat penyatuan bisnis dengan Verizon.

"Kami sangat semangat bergabung dengan Verizon. Transaksi ini akan mengakselerasi bisnis Yahoo, utamanya di sektor mobile," ia menjelaskan.

Kesepakatan akuisisi antara Verizon dan Yahoo diumumkan pada Juli lalu. Selain Yahoo, Verizon telah lebih dulu mengakuisisi perusahaan media massa multinasional, AOL.

Jika digabungkan, bisnis Yahoo, Verizon, dan AOL, akan menghasilkan portofolio brand dengan kemampuan distribusi yang luas. AOL dan Yahoo saja jika digabungkan bakal memiliki 25 brand yang sedang dan terus berkembang.

Yahoo sesumbar memiliki 1 miliar pengguna aktif bulanan, termasuk 600 juta di antarannya yang berasal dari platform mobile. Produk yang banyak dipakai adalah Yahoo Search, produk komunikasi, dan konten digital.

Yahoo juga memiliki bisnis yang menghubungkan pengiklan dengan target audiens mereka melalui teknologi iklan yang mengombinasikan data dan konten.

Baca: Benarkah Yahoo Berganti Nama Menjadi Altaba?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber TechCrunch
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X