Deretan Inovasi Oppo di Ajang MWC dari Tahun ke Tahun

Kompas.com - 22/02/2017, 11:19 WIB
Oppo memperkenalkan teknologi Super VOOC dan Smart Sensor di MWC 2016. OppoOppo memperkenalkan teknologi Super VOOC dan Smart Sensor di MWC 2016.
|
EditorReska K. Nistanto


3. Oppo R5

Setelah desain kamera, kini giliran desain bodi yang jadi dihadirkan Oppo pada seri R5. Ponsel ini diperkenalkan pertama kali di Singapura pada akhir 2014, kemudian kembali dipamerkan di ajang MWC 2015 melalui booth Qualcomm.

Oppo R5 menjadi perangkat Android tertipis di dunia. Oppo juga menjadi pionir dalam menghilangkan port jack 3.5mm. Keputusan tersebut belakangan diikuti pabrikan lain dengan tujuan sama, yakni menghadirkan ponsel super tipis.

Ketebalan R5 tak sampai 5 mm.  Smartphone langsing dengan layar 5,2 inci beresolusi 1080p tersebut dibekali prosesor octa-core 64-bit berkecepatan 1,5 GHz, RAM 2GB, kapasitas media internal 16GB, serta kamera 13 megapiksel dan 5 megapiksel.

4. Super VOOC dan Smart Sensor

Di ajang MWC 2016, Oppo memperkenalkan teknologi pengisian cepat bertajuk "Super VOOC" dan teknologi Optical Image Stabilization (OIS) berbasis sensor yang dinamai "Smart Sensor". Dua teknologi itu menjadi solusi atas masalah yang umumnya dirasakan para pengguna smartphone, yakni baterai yang boros dan kamera yang rentan guncangan.


Super VOOC digodok dengan algoritma penge-charge-an rendah tegangan, bersamaan dengan baterai yang dimodifikasi, serta memanfaatkan inovasi teknis pada sisi hardware dan software.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasilnya, perangkat dengan baterai berkapasitas 2.500 mAh dapat terisi hingga 45 persen dalam waktu lima menit. Artinya, dalam waktu 15 menit, ponsel dapat terisi daya penuh.

Pada simulasi standar, pengguna dapat melakukan panggilan telepon selama 10 jam setelah menge-charge baterai ponsel dalam lima menit.

Beralih ke Smart Sensor, yakni teknologi stabilisator kamera yang berbeda dari teknologi OIS pada kamera smartphone lain. Pada OIS, perangkat menggunakan motor untuk menggeser lensa sekitar sehingga gerakan kamera bisa imbang dan stabil.

Berkebalikan, Smart Sensor malah membuat lensa stabil dan membuat sensor melawan gerakan. Smart Sensor dapat memberikan stabilisasi gambar tiga sumbu dan dapat mendeteksi gerakan pada gulungan sumbu.

Berkat kemampuan itu, SmartSensor bisa tiga kali lebih cepat dari teknologi OIS berbasis lensa serta dapat mengompensasi getaran pada gambar hingga 15ms.

Selanjutnya, di MWC 2017, seperti apa teknologi 5x yang bakal dipamerkan Oppo? Belum ada yang bisa memastikan sekarang. Kita tunggu saja.

Baca: Oppo Bakal Pamerkan Teknologi Baru Kamera Smartphone

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.