Kompas.com - 24/02/2017, 07:06 WIB
Penulis Deliusno
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Xiaomi mendapat tuntutan hukum alias dimejahijaukan di negaras asalnya, China. Tuntutan tersebut dilayangkan oleh salah satu pengguna. Xiaomi dianggap telah memberikan informasi produk (iklan) yang tidak tepat.

Pelanggan tersebut hanya diketahui nama marganya saja, yakni Wang. Ia mengajukan tuntutan tersebut ke Pengadilan Haidian di China.

Menurut Wang, ia membeli Redmi Note 2 dari situs resmi Xiaomi. Wang percaya perangkat tersebut memiliki spesifikasi yang sama persis dengan yang ditulis Xiaomi pada saat peluncuran.

Namun setelah membelinya, Wang baru menyadari bahwa spesifikasi Redmi Note 2 yang dibelinya berbeda dari yang diiklankan Xiaomi saat peluncuran dua tahun lalu, terutama soal komponen Redmi Note 2.

Sebagai contoh, Xiaomi pernah menyatakan bahwa sensor kamera 13 megapiksel yang ada di Redmi Note 2 dipasok oleh Samsung. Di perangkat yang dibelinya, Wang menemukan bahwa sensor kamera tRedmi Note 2 miliknya dipasok oleh Oufei, perusahaan yang berbasis di Shenzhen.

Xiaomi juga pernah menyatakan bahwa pemasok panel layar Redmi Note 2 adalah Sharp atau AUO. Menurut Wang, layar yang ada di Redmi Note 2 kepunyaannya dipasok oleh Tianma Micro-electronics.

Saat ini, kasus dugaan pemberian informasi yang salah itu masih diselidiki di China. Meski belum ada informasi yang jelas, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Phone Radar, Kamis (23/2/2017), Wang dikatakan berhak mendapatkan biaya ganti rugi karena informasi yang salah itu. Nilainya, tiga kali lipat dari harga Redmi Note 2 yang dibeli. Di China sendiri, harga  Redmi Note 2 saat peluncuran berkisar Rp 1,5 juta.

Ini bukan kasus tuntutan pertama yang diterima oleh Xiaomi di China. Sebelumnya, Xiaomi dituntut pengguna karena dianggap memberikan informasi salah tentang dukungan NFC di perangkat Mi 5s Plus.

Baca: 2017, Xiaomi Kurangi Smartphone Murah?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.