Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Facebook Mulai Sisipkan Iklan di Tengah Video "Live"

Kompas.com - 24/02/2017, 08:35 WIB
Fatimah Kartini Bohang

Penulis

KOMPAS.com - Januari lalu, beredar isu bahwa Facebook akan menyisipkan iklan di tengah-tengah konten video live yang dibagi penggunanya. Kini isu itu terkonfirmasi melalui situs resmi media Facebook, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Jumat (24/2/2017).

Dalam hal ini, Facebook berperan sebagai platform yang mengakomodir kebutuhan pengiklan untuk beriklan, sekaligus membantu para kreator video  memonetisasi konten live-nya.

Mekanisme kerja iklan di tengah video serupa dengan iklan komersil di televisi yang memberi jeda ketika penonton menyaksikan suatu program.

Menurut CEO Facebook, Mark Zuckerberg, iklan di tengah video akan lebih efektif ketimbang iklan di awal video, yang selama ini umum digunakan di berbagai platform, seperti YouTube. Namun, anggapan itu belum bisa diukur dengan angka impresi audiens yang gamblang.

Syarat monetisasi video live

Yang jelas, kemampuan penyisipan iklan pada video live di Facebook masih berbentuk beta dan baru bisa dimanfaatkan beberapa pengguna di Amerika Serikat. Ke depan, ada syarat dan ketentuan dari konsep monetisasi itu.

Antara lain, pendapatan iklan akan dibagi dua, yakni 55 persen untuk kreator dan 45 persen untuk Facebook. Kemudian, iklan baru bisa disisipkan pasca kreator live selama 4 menit.

Satu iklan ke iklan lainnya harus memiliki jarak durasi sekurangnya dua 2 menit. Tiap iklan ppun memiliki batas durasi 20 detik.

Tak semua kreator akan diberi kemampuan menyisipkan iklan pada kontennya. Cuma kreator yang memiliki setidaknya 300 viewers secara konstan dan real-time yang bisa memonetisasi video live-nya.

Facebook belum mengumbar kapan cara monetisasi ini diekspansi ke pengguna di negara lain, termasuk Indonesia. Kita tunggu saja.

Baca: Mengapa Ketik @[4:0] di Facebook Memunculkan Nama Mark Zuckerberg?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com