Kompas.com - 28/02/2017, 19:03 WIB
Seseorang memegang ponsel baru besutan HMD Global, Nokia 3310, pada hari pertama ajang Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, Senin (27/2/2017). AFP PHOTO / JOSEP LAGOSeseorang memegang ponsel baru besutan HMD Global, Nokia 3310, pada hari pertama ajang Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, Senin (27/2/2017).
Penulis Deliusno
|
EditorReska K. Nistanto

BARCELONA, KOMPAS.com - HMD Global, pemilik lisensi Nokia, membuat gempar ajang Mobile World Congress (MWC) 2017 yang sedang berlangsung di Barcelona, Spanyol.

Selain merilis dua smartphone berbasis Android, yakni Nokia 3 dan Nokia 5, HMD Global juga melahirkan kembali (reborn) feature phone ikonik, Nokia 3310.

Pertanyaan besarnya, akankah dua smartphone dan Nokia 3310 baru tersebut bakal diboyong ke Indonesia? Pihak HMD Global masih belum mau mengungkapkan kepastian soal bakal dijual atau tidaknya ketiga perangkat tersebut di Indonesia.

Satu hal yang pasti, HMD Global telah menyatakan bakal masuk dan beroperasi di Indonesia. Itu artinya, meski belum pasti, masih ada kemungkinan para penggemar Nokia melihat Nokia 3310 baru dipasarkan di Tanah Air.

Baca: Duo Android Nokia 3 dan Nokia 5 Diresmikan, Harga Rp 2 Jutaan

"Kami sudah mulai beroperasi di pasar global mulai kuartal II tahun ini. Ya, tentunya kami juga akan masuk ke Indonesia," tutur Flann Gao, Communications Director HMD Global, kepada jurnalis Kompas.com, Deliusno ketika dijumpai di Barcelona.

Lantas, kapan tepatnya HMD Global beroperasi di Indonesia? Menurut Gao, saat ini HMD Global sedang mengurus segala perizinan untuk beroperasi. Ia berjanji bahwa perusahaannya akan memulai bisnisnya di Tanah Air dalam waktu dekat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat ini, kami juga sedang membentuk tim dan agensi di Indonesia," kata Gao.

Diketahui pada Mei 2016 lalu, unit bisnis ponsel Nokia dialihkan ke FIH Mobile dari Microsoft. FIH tak lain adalah anak usaha raksasa perakit smartphone Foxconn.

Dalam waktu berdekatan, Nokia juga mengumumkan telah melisensikan properti intelektual berikut merek dagang "Nokia" ke perusahaan baru, HMD Global.

HMD Global dan FIH Mobile sudah bersinergi dan membagi peran masing-masing. HMD merancang mobile gadget di bawah bendera Nokia. Sementara produksinya diserahkan ke FIH. Nah, FIH dan HMD yang akhirnya memikul beban berat untuk mengembalikan kejayaan Nokia.

Baca: Ini Beda Nokia 3310 Baru dan Lama

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.