Mengenal Pangeran Arab Saudi Nyentrik yang Pernah Bekerja di Facebook

Kompas.com - 01/03/2017, 19:08 WIB
Pengeran Fahad bin Faisal Al-Saud dalam sebuah foto yang diunggah ke akun Instagram miliknya. @yolofahad/ InstagramPengeran Fahad bin Faisal Al-Saud dalam sebuah foto yang diunggah ke akun Instagram miliknya.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com — Kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia menjadi sorotan publik Tanah Air. Salah seorang yang ikut kecipratan perhatian adalah Fahad bin Fasial Al Saud. Melalui akun Instagramnya, dia menyatakan apresiasinya.

"Terima kasih kepada semua perhatian yang datang dari Indonesia saat ini. Salam juga untuk teman-teman di Bali," ujar Fahad dalam caption foto yang menyertai screenshot artikel sebuah situs lokal tentang dirinya. Dia memang pernah merayakan pergantian tahun di Pulau Dewata itu.

Siapakah gerangan Fahad? Dia adalah salah satu pangeran dari Kerajaan Arab Saudi. Menurut keterangan di situs House of Saud, Fahad merupakan cucu dari kakak laki-laki Raja Arab Salman.

Sebagai pangeran keturunan dinasti Al-Saud, Fahad sebenarnya bisa ongkang-ongkang kaki sambil santai di istana, menikmati harta yang melimpah. Namun, seperti beberapa orang muda lainnya dari keluarga Kerajaan Arab Saudi, dia memilih untuk berkiprah di dunia luar.

Fahad memperoleh gelar sarjana teknik mesin dari Universitas Stanford di Amerika Serikat. Usai kuliah, Fahad bekerja di Facebook Arab sebagai Head of User Operations. Dia adalah salah satu tokoh di balik peluncuran Facebook dalam versi bahasa Arab pada 2009 lalu.

HouseofSaud.com Pangeran Fahad bin Fasial Al Saud dalam penampilan formal.
Kelak, jejaring sosial itu bakal berperan besar dalam melancarkan revolusi Arab Spring yang mulai bergulir pada akhir 2010.

"Media sosial adalah alat. Tidak berbeda dari telepon, televisi, atau palu," kata Fahad dalam sebuah wawancara yang dirangkum KompasTekno dari Business Insider, Rabu (1/3/2017).

"Namun, memang, (media sosial) memaksa banyak orang untuk lebih transparan dan bertanggung jawab atas apa yang mereka katakan," lanjutnya.

Meski hanya bekerja di Facebook selama 2 tahun hingga 2011, Facebook rupanya meninggalkan kesan di hati Fahad. Dia merasa penyebaran jejaring sosial telah ikut mendorong inovasi dan teknologi entrepreneurship di Timur Tengah dan belahan dunia lainnya.

Fahad pun kemudian mendirikan sejumlah startup teknologi, antara lain New Arabic Media (Na3M) Games dan Appiphany. Na3M bergerak di bidang pengembangan game dengan nuansa Arab.

Sementara itu, Appiphany lebih diarahkan ke aplikasi untuk penggemar media sosial. Salah satu software terpopulernya adalah InstaFeed yang memungkinkan pengguna membagi teman yang di-follow ke dalam kanal-kanal spesifik yang bisa dinyalakan dan dimatikan.

Nyentrik dan bikin komik

Meski menyandang gelar "pangeran" di depan namanya, tidak berarti penampilan sehari-hari Fahad cenderung serius dan kaku. Sebaliknya, feed Instagram Fahad banyak menampilkan dirinya dalam pakaian kasual, entah sekadar mengenakan kaus atau topi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.