Ada "Chipset" Snapdragon di Mobil F1 Mercedes, Gunanya?

Kompas.com - 07/03/2017, 07:46 WIB
Mobil F1 Mercedes-AMG W08 yang dipakai di kompetisi 2017. Motorsport.comMobil F1 Mercedes-AMG W08 yang dipakai di kompetisi 2017.
Penulis Deliusno
|
EditorReska K. Nistanto

BARCELONA, KOMPAS.com - Qualcomm Technologies, anak usaha dari Qualcomm Incorporated, mengumumkan uji coba sirkuit bersama dengan tim Formula 1 Mercedes-AMG Petronas Motorsport pada Juli mendatang. Dalam uji coba tersebut, mobil F1 Mercedes akan dibekali dengan chipset Snapdragon 820 dari Qualcomm. Buat apa?

Nico Rosberg, perwakilan dari tim Mercedes-AMG dan juga juara F1 musim 2016, banyak menjelaskan perihal penggunaan dan fungsi dari chipset Qualcomm di dalam mobil balap.

Menurut Rosberg, setiap mobil yang sedang berjalan di sirkuit bakal mengirimkan data ke teknisi yang ada di dalam garasi. Jenis datanya beragam, seperti kerusakan dalam mesin (jika ada), jumlah bahan bakar yang tersisa, dan data lainnya.

Data-data tersebut sangat penting untuk menentukan langkah selanjutnya bagi teknisi saat mobil balap melakukan pit stop.

KOMPAS.com/Deliusno Nico Rosberg, perwakilan tim Mercedes-AMG (tengah), bersama dengan petinggi Qualcomm dan tim balap saat memberikan pernyataan
"Teknisi harus bisa mendapat data dengan cepat untuk mengambil langkah selanjutnya," tutur Rosberg di acara makan malam bersama Qualcomm di sela-sela Mobile World Congress (MWC) 2017 yang juga dihadiri KompasTekno pekan lalu.

Data yang dikirimkan sendiri ukurannya besar. Oleh karena itu, masih menurut Rosberg, dibutuhkan koneksi internet yang kencang pula agar teknisi bisa mendapatkan data tersebut dengan cepat.

Nah, Snapdragon 820 sendiri dibekali dengan teknologi WiFi 802.11ac 5 GHz dan WiFi 802.11ad 6 GHz, dengan band spektrum 60 GHz. Keduanya didukung dengan chip QCA9500 yang terdapat di chipset Snapdragon 820.

Kombinasi keduanya dikatakan mampu menghasilkan transfer data dengan sangat kencang, bahkan mencapai satuan gigabit per detik. Oleh karena itu, dipilihlah Snapdragon 820 untuk dipasangkan dalam mobil balap Mercedes AMG.   

Sebelum dimulainya uji coba di sirkuit, pengujian benarnya sudah dilakukan oleh Qualcomm dan tim Mercedes-AMG di "garasi" atau pengujian sendiri. Hasilnya, mobil mampu menghasilkan kecepatan download hingga 2 Gbps.

Uji coba ini merupakan lanjutan dari proyek serupa di tahun 2016. Qualcomm dan tim Mercedes-AMG melakukan uji coba pengiriman data temperatur ban secara nirkabel menggunakan band 5 Gz. Pengujian dilakukan menggunakan kamera thermal di F1 musim 2017.

Baca: Melihat Perjalanan Data di Balapan Formula 1



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X