Alasan WhatsApp Kembalikan Status Berbasis Teks

Kompas.com - 17/03/2017, 07:43 WIB
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - WhatsApp merilis fitur Status berbasis foto atau video yang bisa hilang dalam waktu 24 jam, mirip Snapchat. Tak berapa lama, layanan pesan instan itu berencana mengembalikan fitur status berbasis teks.

Status berbasis teks itu muncul di WhatsApp Android Beta yang diuji coba ke sejumlah pengguna. Status berbasis teks muncul kembali di bagian About di menu Profile.  WhatsApp juga berencana membawa status berbasis teks itu ke platform iOS.

Dikutip KompasTekno dari Tech Crunch, Jumat (17/3/2017), keputusan itu dibuat setelah WhatsApp menerima masukan dari para penggunanya.

Baca: Setelah Video, WhatsApp Kembalikan Status Berbasis Teks?

"Orang-orang merasa kehilangan kemampuan memasang update teks yang bisa bertahan lama di profilnya," ujar perwakilan WhatsApp.

"Jadi kami mengintegrasikan fitur ini di bagian About di setting profil," imbuhnya.

Update status berbasis teks itu akan muncul di samping nama profil, setiap kali pengguna mengakses kontak, atau saat membuat percakapan baru atau melihat kontak dalam grup percakapan.

Untuk sementara, update status berbasis teks ini masih tersedia untuk pengguna WhatsApp Beta.

Pengguna yang memakai WhatsApp beta versi 2.17.95 akan menemukan keberadaan status model lama tersebut saat membuka aplikasinya.

Pengguna akan menemukan status teks model lama di sana, tepat di dalam kolom About and phone number. Di dalam kolom tersebut juga ada pilihan teks bawaan (default) seperti kata Avaible, Busy, At School, At the Movies, dan lain sejenisnya.

Secara bersamaan, WhatsApp tetap menyempurnakan fitur Status berbasis foto dan video, serta tambahan dukungan terhadap GIF.

Disinyalir, lewat status berbasis foto atau video inilah WhatsApp akan mendatangkan pemasukan. Sisipan iklan bisa dimasukkan di fitur Stories, seperti yang telah dilakukan oleh Instagram di Stories-nya.

Baca: WhatsApp Bisa Dibajak Lewat Kiriman Foto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.