Video Gantung Diri di Jagakarsa Akhirnya Dihapus

Kompas.com - 17/03/2017, 21:18 WIB
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Tayangan video bunuh diri di akun Facebook seorang pria berinisial PI (35) akhirnya dihapus oleh pihak Facebook pada Jumat (17/3/2017) sekitar pukul 20.30 WIB. Dua video di akun Facebook pria itu sudah tak terlihat di linimasa.

Video yang viral di sejumlah media sosial sejak Jumat sore itu sempat tayang selama beberapa jam dan bisa ditonton dengan mudah oleh netizen.

Belum ada informasi apakah video tersebut dihapus atas inisiatif Facebook sendiri atau permintaan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

“Kami sudah menghubungi Facebook, minta dihapus dan diturunkan (videonya),” ujar Kepala Biro Humas Kemenkominfo Noor Iza, saat dimintai keterangan oleh KompasTekno, Jumat malam.

Namun, meski sudah dihapus video berdurasi 1 jam 45 menit itu kadung tersebar ke berbagai media sosial dan layanan pesan singkat WhatsApp.

Untuk itu, netizen dihimbau untuk tidak ikut menyebarkan tautan atau file video tersebut. Karena video tersebut menampilkan adegan mengerikan, tak layak ditonton terutama untuk anak-anak, tak ada gunanya ditonton, dan demi pertimbangan kemanusiaan.

"Saya menghimbau bagi siapa saja yg memiliki video tragedi kejadian di bunuh diri ini, untuk tidak menyebarkan dan segera men-take down lewat apapun Internet juga social media.  Tragedi seperti ini tidak untuk dipertontonkan. Selain melanggar nilai kemanusiaan dan juga melanggar UU ITE pasal 28," kata Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangarepan.

Pria PI ditemukan tewas bunuh diri di rumahnya di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan dan mendokumentasikannya secara live di Facebook pada Jumat siang.

"Di dekat korban ditemukan HP korban terdapat video detik-detik korban melakukan aksi bunuh diri," ujar Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Purwanta.

PI kemudian dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati dan telah dimakamkan keluarga sore tadi. "Mayat ditemukan ketua RT sekitar pukul 13.30, kemudian langsung menghubungi polisi," ujar Purwanta.

Baca: Pria yang Bunuh Diri di Jagakarsa Sebelumnya Cekcok dengan Istri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.