Mengenal V-Mail, "E-Mail" yang Populer di Era Perang Dunia II

Kompas.com - 21/03/2017, 11:06 WIB
V-Mail, metode berkirim surat yang populer sebelum era e-mail, banyak digunakan di era Perang Dunia II. IstV-Mail, metode berkirim surat yang populer sebelum era e-mail, banyak digunakan di era Perang Dunia II.
|
EditorDeliusno

Dengan cara ini, kargo surat seberat sembilan ton bisa dikurangi menjadi sembilan kilo saja. Surat-surat yang tadinya dikirim dalam 37 kantung saat itu bisa dikirim dalam satu kantung microfilm.

Setiap surat yang akan dijadikan microfilm juga harus melalui proses sensor. Proses ini dilakukan untuk menanggulangi bahaya spionase atau mata-mata.

Setelah microfilm dikirim, lantas bagaimana cara membacanya?

Microfilm yang sampai di tempat tujuan kemudian akan dicetak, seperti layaknya mencetak foto. Cetakan tersebut dibuat seukuran kertas yang huruf-hurufnya mudah terbaca.

Baca: World Wide Web Ulang Tahun Ke-28, Bapak Internet Khawatir

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber Mashable
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X