Mengulas Kamera Selfie Oppo F3 Plus, Bikin Badan "Melar"?

Kompas.com - 24/03/2017, 13:57 WIB
Oppo F3 Plus memiliki kamera selfie ganda. Satu kamera memiliki sudut pandang normal di kisaran 70 derajat, sementara lainnya dibekali lensa wide-angle selebar 120 derajat. Oik Yusuf/ KOMPAS.comOppo F3 Plus memiliki kamera selfie ganda. Satu kamera memiliki sudut pandang normal di kisaran 70 derajat, sementara lainnya dibekali lensa wide-angle selebar 120 derajat.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Smartphone terbaru dari Oppo, F3 Plus, memiliki fitur unggulan berupa kamera selfie ganda. Kamera selfie pertama memiliki resolusi 16 megapiksel dan sudut pandang normal di kisaran 70 derajat untuk menjepret selfie individual.

Kamera selfie kedua dengan resolusi 8 megapiksel dilengkapi lensa ultra-wide dengan sudut pandang selebar 120 derajat untuk keperluan memotret weflie alias group selfie bersama orang lain.

Meski sudut pandangnya lebar, pihak Oppo mengklaim kamera selfie 120 derajat di F3 Plus tidak akan membuat orang dalam bingkai terlihat “melar” akibat distorsi, seperti yang umum ditemukan pada lensa wide-angle.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Media Engagement Oppo Indonesia Aryo Meidianto
“Proporsi orang tetap sama (dengan kamera F3 Plus). Kalau pakai wide-angle kan biasanya dikeluhkan tuh karena distorsi, misalnya sama cewek ‘ah, gue keliatan gendutan di foto’,” ujar Media Engagement Oppo Indonesia, Aryo Meidianto ditemui usai peluncuran Oppo F3 Plus di Jakarta, Kamis (23/3/2017).

Menurut Aryo, foto jepretan kamera wide-angle F3 Plus tidak terlihat terlalu melar lantaran lebar sudut pandang yang dipilih (120 derajat) terbilang menghadirkan kompromi yang pas antara cakupan frame dengan tingkat distorsi.

“Kalau 120 derajat itu tak terlalu terdistorsi kalau dibandingkan kamera lebar di ponsel lain, yang misalnya selebar 132 derajat. Dengan 120 derajat, itu sudut tepat untuk ambil selfie dari jarak dekat atau jauh,” imbuh Aryo.

Distorsi subyek umum terdapat di lensa wide-angle baik jenis fisheye (tanpa koreksi) maupun rectilinear (dengan koreksi). Umumnya, distorsi menyebabkan wajah subyek tampak tidak proporsional, misalnya hidung terlalu besar dan wajah terlalu cembung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Distorsi juga akan sangat mempengaruhi penampilan obyek dengan garis lurus seperti tiang listrik atau gedung yang bisa tampak melengkung. Subyek seperti manusia yang diposisikan di pinggir frame pun bisa terlihat lebih pendek dan lebih lebar. Penjelasannya bisa ditemukan di sini.

Stephen Eastwood Ilustrasi efek distorsi lensa pada wajah oleh fotografer Stephen Eastwood. Deratan foto atas memperlihatkan hasil foto dari perspektif lensa tele 350mm - 100 mm (kiri ke kanan). Sementara, deretan foto bawah memperlihatkan hasil foto dari pespektif lensa yang lebih lebar, yakni 70mm - 19mm (kiri ke kanan). Semakin lebar sebuah lensa, semakin kentara distorsi yang tampak di wajah subyek dalam foto close-up ini.

Dikoreksi

Public Communication Oppo Indonesia, Suwanto, mengatakan pihaknya berupaya meredam distorsi pada lensa wide-angle Oppo F3 Plus dengan menggunakan lensa berkonstruksi khusus.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.