Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apple Akhirnya Boleh Jualan iPhone 6 di China

Kompas.com - 28/03/2017, 13:13 WIB
Deliusno

Penulis

Sumber Ubergizmo

KOMPAS.com - Apple akhirnya bisa kembali jualan iPhone 6 dan 6 Plus di China. Pencabutan larangan penjualan tersebut tercapai setelah pengadilan China mengabulkan banding dari Apple.

Larangan penjualan tersebut awalnya berlaku di China akibat gugatan dari sebuah perusahaan rintisan bernama Shenzhen Baili. Gugatan diajukan karena perusahaan tersebut menilai bahwa duo iPhone 6 melanggar paten mengenai desain ponsel.

Kala itu, pihak pengadilan memenangkan Shenzen Baili. Akibatnya, Beijing Intellectual Property Office melarang Apple China dan retailer lokal Zoomflight untuk menjual iPhone 6 dan iPhone 6 Plus di negara tersebut.

Terhadap keputusan pengadilan tersebut, Apple dan Zoomflight pun memutuskan untuk mengajukan banding. Setelah proses yang panjang, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Ubergizmo, Selasa (28/3/2017), Beijing Intellectual Property Office mencabut larangan setelah tidak ditemukan adanya pelanggaran paten oleh Apple.

Kini, Beijing Intellectual Property Office dan Shenzen Baili diberi waktu oleh pihak pengadilan untuk memutuskan, apakah akan mengambil banding atau tidak.

Selain itu, Apple sebenarnya sudah meminta kepada lembaga Patent Reexamination Board of State Intellectual Property Office untuk menghapus paten yang diajukan oleh Shenzhen Baili.

Permintaan ini ditolak oleh regulator dan pihak pengadilan. Atas keputusan ini pun, Apple berhak untuk melakukan banding.

Sebenarnya, selama ini Apple aman-aman saja berjualan di China. Bahkan, mereka seolah kebal dari ketatnya peraturan di Negeri Tirai Bambu itu dan vendor lain banyak yang merasa iri.

Saat China dipimpin oleh Presiden Xi Jinping situasi mulai berubah. China semakin ketat mengatur teknologi dan konten, sedangkan perusahaan lokal di sana mulai belajar memanfaatkan perubahan tersebut.

Misalnya dalam hal pengaturan paten secara lokal. Seiring dengan makin matangnya sistem itu, perusahaan lokal memanfaatkannya dengan mengajukan gugatan atau klaim terhadap pelanggaran paten, meskipun penggugat bukanlah perusahaan pertama yang mengembangkan paten tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Ubergizmo
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kacamata Pintar Meta 'Ray-Ban' Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Kacamata Pintar Meta "Ray-Ban" Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Gadget
Tanggal Rilis Game terbaru Hoyoverse Bocor di App Store

Tanggal Rilis Game terbaru Hoyoverse Bocor di App Store

Game
Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

e-Business
Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Internet
Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Internet
Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

e-Business
Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Gadget
WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

Internet
Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

e-Business
Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan 'Sensa HD Haptics'

Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan "Sensa HD Haptics"

Gadget
10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

Gadget
Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Gadget
Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai  'Circle to Search' Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai "Circle to Search" Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Software
Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

e-Business
Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Game
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com