Kompas.com - 29/03/2017, 09:03 WIB
Samsung Galaxy Note 7 berikut kotak kemasannya. Oik Yusuf/ KOMPAS.comSamsung Galaxy Note 7 berikut kotak kemasannya.
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Februari lalu, Samsung membantah kabar yang menyebut Galaxy Note 7 rekondisi alias refurbished bakal dijual ke negara-negara tertentu. Sekitar sebulan berselang, pabrikan Korea Selatan tersebut akhirnya membenarkan rumor yang beredar.

"Tujuan dari perangkat rekondisi ini semata-mata mengurangi dampak buruk ke lingkungan," kata perwakilan Samsung, sebagaimana dilaporkan TheVerge dan dihimpun KompasTekno, Rabu (29/3/2017).

Ada tiga tahap yang dilakukan dalam rangkaian proses rekondisi Galaxy Note 7. Pertama, menyelamatkan komponen yang tidak berbahaya dari seri tersebut, yakni modul kamera dan semikonduktornya.

Kedua, mengekstraksi bagian logam dengan bantuan dari perusahaan pihak ketiga yang ramah lingkungan alias eco-friendly. Terakhir, menjual ponsel yang sudah direkondisi ke negara-negara yang regulasinya memperbolehkan.

Sejauh ini belum disebutkan negara mana saja yang bakal jadi sasaran Samsung untuk memasarkan Galaxy Note 7 rekondisi. Pasalnya, sekarang Samsung masih berdiskusi dengan para regulator di beberapa negara.

Sebelumnya, negara yang digembar-gemborkan bakal menerima Galaxy Note 7 rekondisi adalah negara berkembang semacam India dan Vietnam. Belum jelas apakah Indonesia termasuk negara sasaran Samsung atau tidak.

Yang jelas, Samsung menegaskan Amerika Serikat tak bakal jadi sasaran pasar untuk ponsel rekondisi ini. Perwakilan Samsung juga mengindikasikan bahwa Galaxy Note 7 rekondisi bisa saja diubah namanya.

"Hal-hal lebih lanjut soal produk (Galaxy Note 7 rekondisi), termasuk nama, spesifikasi, dan kisaran harga, akan diumumkan ketika perangkat ini tersedia. Samsung yang jelas tak akan menawarkan ponsel rekondisi di Amerika Serikat," perwakilan Samsung menegaskan.

Diketahui, tak kurang dari 4,3 juta unit perangkat Galaxy Note 7 terhimpun saat ini. Jika dibuang begitu saja, limbah yang dihasilkan bakal berdampak buruk pada lingkungan.

Untuk itu, salah satu langkah mereduksi dampak lingkungan adalah dengan merekondisi ponsel yang ditarik dari pasaran karena rawan meledak tersebut. Selain untuk lingkungan, penjualan Galaxy Note 7 rekondisi digadang-gadang bisa memperkecil angka kerugian Samsung akibat penarikan produk pada akhir tahun lalu.

Baca: Samsung Jual Murah Galaxy Note 7 yang Direkondisi?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Itu Socialspy WhatsApp yang Disebut Alat untuk Menyadap? Apakah Aman Digunakan?

Apa Itu Socialspy WhatsApp yang Disebut Alat untuk Menyadap? Apakah Aman Digunakan?

Software
Apa Itu Starlink? Layanan Internet Satelit yang Dijanjikan Hadir di Indonesia Mulai 2023

Apa Itu Starlink? Layanan Internet Satelit yang Dijanjikan Hadir di Indonesia Mulai 2023

Internet
Game 'Fall Guys: Ultimate Knockout' Kini Digratiskan

Game "Fall Guys: Ultimate Knockout" Kini Digratiskan

Software
Jadwal dan Link Streaming Mobile Legends SEA Games 2021 Rabu 18 Mei, Tim Indonesia Berlaga

Jadwal dan Link Streaming Mobile Legends SEA Games 2021 Rabu 18 Mei, Tim Indonesia Berlaga

Software
Menhub: Perjalanan Udara di Indonesia Diprediksi Pulih Tahun 2023

Menhub: Perjalanan Udara di Indonesia Diprediksi Pulih Tahun 2023

e-Business
Timnas PUBG Mobile Indonesia Sumbang Medali Perak di SEA Games 2021

Timnas PUBG Mobile Indonesia Sumbang Medali Perak di SEA Games 2021

Software
Layanan Indosat Ooredoo Dikeluhkan Bermasalah Selasa Malam

Layanan Indosat Ooredoo Dikeluhkan Bermasalah Selasa Malam

Internet
Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

e-Business
Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

e-Business
Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Gadget
Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Software
Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Gadget
Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun 'Bot', Bos Twitter Menjelaskan

Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun "Bot", Bos Twitter Menjelaskan

Internet
Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Gadget
Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.