Kompas.com - 03/04/2017, 17:25 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Smart TV atau televisi yang terhubung dengan internet, ternyata memang bisa di-hack atau diretas. Peretasan bahkan bisa dilakukan melalui kode jahat yang diselipkan dalam siaran digital (DVB-T) yang masuk ke televisi itu.

Informasi mengenai cara peretasan tersebut diungkap oleh peneliti keamanan cyber, Rafael Scheel. Menurutnya, kode jahat yang disematkan peretas melalui siaran digital bisa masuk ke dalam Smart TV karena memanfaatkan sebuah lubang yang ada di peramban dalam perangkat tersebut.

Berikutnya kode peretas itu akan menyupsup ke root-level access dan bisa memasukkan berbagai perintah secara virtual. Dengan kata lain, setelah kode jahat masuk, maka Smart TV bisa dikendalikan peretas.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Engadget, Senin (3/4/2017), Scheel mengatakan cara peretasan menggunakan sinyal siaran digital ini dapat dipakai untuk menyerang dua Smart TV terbaru Samsung.

Ada juga kemungkinan cara serupa bisa dipakai di TV lain yang bsia terhubung ke internet.

Serangan tersebut spesifik hanya bisa dilakukan melalui siaran digital format DVB-T atau format hybrid broadcast broadband TV (HbbTV) dan khusus Smart TV yang terhubung ke internet. Adopsi format siaran digital DVB-T sendiri masih terbatas di negara tertentu, seperti Indonesia, Malaysia, Jerman dan Kroasia.

Walau demikian pengguna tak perlu khawatir. Pasalnya, salah satu syarat suksesnya serangan adalah Smart TV harus sedang menerima siaran dari saluran TV yang menggunakan format DVB-T, dan terhubung ke internet dalam waktu bersamaan.

Penemuan Scheel ini setidaknya memberi tanda agar para produsen Smart TV mengambil tindakan pengamanan. Misalnya dengan memperketat dan memperbanyak pembaruan software keamanan dalam Smart TV.

Baca: Dua Hal Ini Pengaruhi Penjualan Smart TV di Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ENGADGET
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.