Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024

BlackBerry Tunda Peluncuran Android KEYOne, Ada Apa?

Kompas.com - 04/04/2017, 11:03 WIB
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Semua mata tertuju kepada Samsung Galaxy S8 yang baru saja dirilis di New York, Amerika Serikat, pekan lalu. Flaghsip keluaran vendor lain pun seakan dilupakan untuk sementara, termasuk seri KEYOne dari BlackBerry.

Ponsel yang diperkenalkan pada ajang MWC 2017 di Barcelona tersebut dijanjikan akan tersedia untuk masyarakat global antara akhir Maret atau awal April ini. Nyatanya, hingga sekarang belum ada tanda-tanda smartphone itu akan diluncurkan resmi.

CEO BlackBerry, John Chen, lantas mengumumkan bahwa flagship teranyarnya bakal ditunda peluncuran resminya hingga Mei mendatang, sebagaimana dilaporkan SlashGear dan dihimpun KompasTekno, Selasa (4/4/2017).

Pernyataan itu dilontarkan kembali oleh President and GM TCL North America, Steve Cistulli, melalu akun Twitter @SteveCistulli. "@BBMobile karena itu, peluncuran KEYOne akan dibuat pada 5 Mei," begitu kira-kira isi kicauannya.

Menurut Cistulli, KEYOne menerima respons yang sangat positif ketika pertama kali memunculkan wajahnya di ajang mobile terbesar di dunia beberapa saat lalu. Hal tersebut membuat manufaktur BlackBerry kewalahan menyiapkan unit untuk perilisan massal.

Agar stok tak cepat habis dan masyarakat tak kecewa nantinya, TCL dan BlackBerry sepakat untuk menunda acara perilisan hingga awal Mei. Mereka ingin memastikan semua pecinta BlackBerry yang hendak membeli KEYOne tak kehabisan unit.

Alasan itu tentu saja bisa diterima. Namun, menurut selentingan kabar yang berembus, alasan lain dikarenakan BlackBerry tak ingin KEYOne "tenggelam" gara-gara Galaxy S8.

Saat ini pemberitaan dan antusiasme masyarakat mengalir deras untuk seri Galaxy S termutakhir itu. Jika BlackBerry ujuk-ujuk merilis KEYOne, ditakutkan masyarakat tak bakal melirik.

Namun itu cuma spekulasi yang beredar. Alasan resminya tentu harus memacu kepada penjelasan BlackBerry dan TCL, yakni tak ingin masyarakat kehabisan stok KEYOne karena peminatnya diklaim membludak. 

Baca: Menimbang Peluang BlackBerry KeyOne Dijual di Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Slashgear


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke