Begini Cara Google Berantas Perang Paten

Kompas.com - 05/04/2017, 16:05 WIB
Patung robot hijau berisi Jelly Bean ini berdiri tegak di salah satu bagian Android Lawn di kantor Google Wicaksono Surya Hidayat/KOMPAS.comPatung robot hijau berisi Jelly Bean ini berdiri tegak di salah satu bagian Android Lawn di kantor Google
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Perang paten sudah jadi hal lumrah di industri smartphone belakangan ini. Vendor kawakan seperti Google, Apple, Samsung, LG, HTC, Nokia, dan lainnya, bolak-balik pengadilan untuk mempertahankan hak paten teknologi masing-masing.

Ini tak lepas dari ekosistem industri smartphone yang semakin ramai dengan vendor-vendor baru. Tak jarang para vendor merilis perangkat dengan teknologi A, padahal teknologi itu sudah menjadi paten perusahaan B.

Google merasa turut bertanggung jawab atas masalah ini, mengingat ekosistem Android-lah yang paling masif di industri smartphone hari ini. Karenanya, sang raksasa mesin pencari menciptakan kesepakatan lisensi bersama yang dinamai "PAX".

PAX memungkinkan semua vendor perangkat Android untuk berbagi lisensi paten secara cuma-cuma, sebagaimana dilaporkan Engadget dan dihimpun KompasTekno, Rabu (5/4/2017).

Ini dimaksudkan untuk membangun solidaritas antar vendor Android. Selain itu, masing-masing vendor akan lebih mudah mengembangkan teknologi dengan tak terhadang paten.

"Kami percaya PAX akan menciptakan keterbukaan yang lebih baik untuk anggota Android. Saling berbagi paten ini akan menghemat waktu dan ongkos para anggota dalam menciptakan perangkat teknologi terbaik," begitu pernyataan dari perwakilan Google.

PAX sendiri sudah ditandatangani beberapa vendor Android, yakni Google sendiri, Samsung, LG, Foxconn, HMD Global, HTC, Coolpad, BQ, dan Allview. Memang masih banyak yang belum menyetujuinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, setidaknya vendor yang telah sepakat bisa saling bertukar paten masing-masing secara gratis. Gabungan paten dari vendor-vendor di atas lebih kurang 230.000 paten. Kesepakatan ini diharapkan bisa menurunkan pertikaian paten antara vendor Android.

Baca: Bapak Android Pamer Smartphone Misterius Mirip Mi Mix

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber ENGADGET
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.