Uber Dilarang Beroperasi di Italia, Ini Sebabnya

Kompas.com - 10/04/2017, 10:06 WIB
Penulis Deliusno
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Uber kembali berhadapan dengan pemblokiran. Kali ini, perusahaan ride-sharing asal Amerika Serikat tersebut dilarang beroperasi di Italia.

Pengadilan Italia telah memblokir penggunaan aplikasi Uber di negara tersebut. Pengadilan memutuskan, Uber saat ini dilarang untuk menggelar semua layanan, termasuk Black, Lux, Suv, X, XL, Select, dan Van.

Uber juga dilarang untuk berpromosi atau mengiklankan layanannya di Italia. Artinya, perusahaan tersebut sama sekali dilarang untuk beroperasi.

Apa alasan di balik keputusan tersebut? Sebagaimana KompasTekno rangkum dari Reuters, Senin (10/4/2017), Uber dianggap tidak menghadirkan kompetisi yang adil dengan taksi konvensional.

Pengadilan Italia, tepatnya di Roma, mengatakan bahwa Uber merupakan perusahaan transportasi, tetapi tidak mematuhi hukum transportasi di negara tersebut. Salah satunya, tidak mengikuti aturan tarif di negara tersebut.

Para perusahaan taksi di negara Italia mengungkapkan bahwa pihaknya tidak mampu berkompetisi dengan tarif yang diterapkan oleh Uber. Oleh karena itu, Uber dianggap tidak mampu menciptakan iklim kompetisi yang adil.

Uber diberi waktu selama 10 hari untuk menghentikan semua aktivitasnya di Italia. Jika masih beroperasi setelah batas waktu tersebut usai, Uber akan didenda 10.000 euro atau Rp 140 juta per hari.

Uber sendiri dikatakan akan naik banding terhadap keputusan pengadilan Italia tersebut. Hingga saat ini, Uber dilaporkan masih beroperasional di Negeri Pizza itu.

Baca: Terlalu Banyak Konflik, Presiden Uber Hengkang dari Perusahaan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.