Kompas.com - 12/04/2017, 19:35 WIB
Executive Vice President Qualcomm Cristiano Amon dalam presentasinya pada 4G/5G Summit 2016 di Hong Kong, Selasa (18/10/2016). KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOExecutive Vice President Qualcomm Cristiano Amon dalam presentasinya pada 4G/5G Summit 2016 di Hong Kong, Selasa (18/10/2016).
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Setelah dua kali berturut-turut dituntut Apple sepanjang Januari 2017, Qualcomm akhirnya bertindak. Pabrikan chipset tersebut berbalik menuntut Apple.

Ada lima poin utama tuntutan Qualcomm ke Apple yang dilayangkan ke pengadilan Distrik Selatan California, Amerika Serikat, sebagaimana dilaporkan TheVerge dan dihimpun KompasTekno, Rabu (12/4/2017).

Pertama, Apple dituduh sengaja tidak memanfaatkan potensi maksimal dari chipset modem Qualcomm yang tertanam pada iPhone 7. Oleh karena itu, chipset tersebut tampak tak lebih unggul ketimbang yang diberikan Intel.

Para pembeli iPhone 7 pun tak bisa menikmati performa terbaik dan inovasi dari Qualcomm. Padahal, Qualcomm sesumbar chipset-nya bekerja jauh lebih baik ketimbang chipset Intel pada iPhone.

Apple sebenarnya merilis iPhone 7 dengan dukungan dua chipset modem dari perusahaan yang berbeda. Satu model dibekali chipset modem dari Intel, sedangkan model lain menggunakan chipset Qualcomm.

"Apple dengan keliru mengklaim bahwa tak ada perbedaan antara dua varian chipset (Qualcomm dan Intel)," begitu tertera pada tuntutan yang diajukan.

Kedua, masih berhubungan dengan poin pertama, Qualcomm menuduh Apple tak transparan ke para pembeli iPhone 7 soal kepiawaian chipset-nya dibandingkan Intel. Dengan kata lain, Apple dikatakan melindungi kekurangan Intel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Apple mencegah Qualcomm membuat perbandingan publik tentang performa superior iPhone yang disenjatai Qualcomm dengan iPhone yang disenjatai Intel," begitu pernyataannya.

Tuntutan balasan Qualcomm

Poin ketiga hingga kelima menjadi balasan atas tuntutan Apple yang lebih dulu dilayangkan. Salah satunya, Qualcomm mengatakan Apple melanggar perjanjian dan negosiasi yang telah disepakati, dengan menyerang perusahaan chipset tersebut.

Halaman:


Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.