Dianggap Contek Snapchat, Instagram Stories Malah Lebih Unggul

Kompas.com - 15/04/2017, 10:56 WIB
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Facebook berkali-kali disindir karena dianggap menyontek kemampuan Snapchat, mulai di jejaring sosial Facebook sendiri, Instagram, hingga ke WhatsApp. Meski demikian, strategi caplok atau "contek" tersebut nyatanya berhasil, setidaknya untuk Instagram.

Fitur Instagram Stories yang serta-merta mirip Snapchat kini sudah disesaki 200 jutaan pengguna aktif. Angka itu mengalahkan Snapchat yang cuma digunakan 161 juta orang secara rutin.

Fakta miris ini membuat saham Snapchat turun 1,25 persen, sebagaimana dilaporkan TechCrunch dan dihimpun KompasTekno, Sabtu (15/4/2017).

Baca: Luapan Amarah Tunangan Bos Snapchat untuk Facebook

Tak cuma dari segi saham, pertumbuhan Snapchat pun melambat hingga 82 persen dengan mengemukanya Instagram Stories. Ini tentu bukan kabar baik bagi layanan berlogo hantu dan bernuansa kuning tersebut.

Namun, Snapchat agaknya tak bisa berbuat banyak kecuali menerima dominasi anak usaha Facebook. Pasalnya, tiap kali Snapchat berinovasi, Instagram Stories akan menyusul belakangan dan lebih memenangkan hati netizen.

Snapchat pertama kali dirilis pada 2013 silam, lantas Instagram Stories baru ada Agustus 2016. Artinya, Instagram ketinggalan 2 tahun 10 bulan.

Lalu, filter lokasi dimunculkan Snapchat pada Juli 2014, sementara Instagram Stories baru Maret 2017. Artinya, Instagram lagi-lagi ketinggalan 1 tahun 9 bulan.

Stiker Augmented Reality (AR) yang menjadi salah satu ciri khas Snapchat pun sudah ada sejak April 2016. Lantas, Instagram mengikutinya pada April 2017 atau telat satu tahun setelah Snapchat.

Terakhir, fitur membuat stiker sendiri alias "Create-Your-Own-Stickers" muncul pada Desember 2016 di Snapchat dan April 2017 di Instagram Stories. Ada perbedaan waktu empat bulan, di mana Snapchat lebih duluan merilisnya.

Beberapa model filter Snapchat yang menggemaskan juga dicaplok mentah-mentah oleh Instagram Stories dan mendapat respons lebih ramai. Hingga kini, belum jelas apa taktik Snapchat untuk menghentikan aksi "perampokan" yang dilakukan Facebook dan anak-anak usahanya.

Baca: Kini Video Live di Instagram Bisa Disimpan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber TechCrunch

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.