Kartu Kredit Mulai Dipasangi Pemindai Sidik Jari

Kompas.com - 23/04/2017, 10:18 WIB
Ilustrasi kartu kredit Mastercard dengan pengaman berupa pemindai sidik jari (persegi berwarna gelap di pojok kanan atas). MastercardIlustrasi kartu kredit Mastercard dengan pengaman berupa pemindai sidik jari (persegi berwarna gelap di pojok kanan atas).
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Transaksi kartu kredit biasanya diotorisasi lewat tanda tangan atau nomor PIN. Mastercard kini sedang menguji teknologi pengaman baru berupa pemindai sidik jari yang dibenamkan di tubuh kartu kredit.

Penggunaan kartu yang bersangkutan kini sedang diuji coba di Afrika Selatan. Uji coba akan diperluas ke wilayah Eropa dan Asia Pasifik dalam beberapa bulan ke depan. Mastercard menargetkan kartu kredit dengan pemindai sidik jari tersebut bakal sudah siap dipakai konsumen tahun ini.

Kepala bagian keamanan Mastercard, Ajay Bhalla mengatakan, penggunaan biometrik berupa sidik jari lebih aman dan praktis ketimbang metode pengamanan yang dipakai sebelumnya seperti nomor PIN.

"Ini (sidik jari) bukan sesuatu yang bisa direplikasi dan akan membantu para pemegang kartu kami dalam melindungi pembayaran mereka," sebut Bhalla.

Memang, beberapa peneliti pernah membuktikan bahwa seseorang bisa mengambil contoh sidik jari dari fingerprint scanner di ponsel dengan cara relatif mudah. Namun, sebagian peneliti keamanan berpendapat sidik jari masih lebih aman dibandingkan PIN tradisional.

"Dengan kombinasi chip dan PIN, titik lemahnya adalah PIN. Pemakaian sidik jari menghilangkan kelemahan itu," ujar kepala peneliti Security Research Lab di Berlin, Karsten Nohl, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Verge, Minggu (23/4/2017).

Mastercard Ilustrasi cara penggunaan kartu kredit dengan pemindai sidik jari.
Kartu kredit Mastercard yang dipasangi pemindai sidik jari berukuran sedikit lebih tebal dibandingkan kartu kredit lain pada umumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Transaksi bisa dilakukan lewat mesin pembaca kartu seperti biasa.

Pengguna cukup menahan jari di bagian fingerprint scanner ketika kartu diselipkan ke mesin EMV (Europay, Mastercard, dan Visa, tiga perusahaan yang membuat standar chip kartu kredit).

Nantinya, pemegang kartu yang menginginkan pemindai sidik jari diharuskan melakukan registrasi sidik jari untuk ditransfer ke chip di kartu dalam bentuk template digital terenkripsi.

Baca: Kisah 5 Hacker Pembobol 160 Juta Kartu Kredit



Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X