Kompas.com - 25/04/2017, 18:29 WIB
Qualcomm memamerkan teknologi jaringan terbaru Gigabit LTE menggunakan Xperia XZ Premium yang menggunakan Snapdragon 835, di Barcelona, Senin (27/2/2017). Deliusno/Kompas.comQualcomm memamerkan teknologi jaringan terbaru Gigabit LTE menggunakan Xperia XZ Premium yang menggunakan Snapdragon 835, di Barcelona, Senin (27/2/2017).
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Snapdragon 835 baru saja unjuk gigi lewat beberapa lini ponsel flagship keluaran 2017, seperti Samsung Galaxy S8 dan Xiaomi Mi 6. Kini, kabar tentang penerusnya yakni Snapdragon 845 sudah mencuat ke permukaan. 

Qualcomm dikatakan tak bakal sendirian mengembangkan chipset tersebut, melainkan dengan bantuan Samsung, sebagaimana dilaporkan MobileSyrup dan dihimpun KompasTekno, Selasa (25/4/2017).  

Menurut sumber dalam, Snapdragon 845 diproyeksikan untuk tersemat pada Galaxy S9 keluaran 2018 mendatang. Lebih tepatnya, penerus Galaxy S8 itu digadang-gadang jadi smartphone pertama yang bakal ber-“otak” Snapdragon 845. 

“Kemampuan prosesor akan menentukan performa keseluruhan pada smartphone, termasuk fitur-fitur seperti panggilan video, perekaman video, VR, dan AR,” kata sumber dalam.

Dalam hal ini, Snapdragon 845 agaknya bakal menjadi chipset yang super tangguh dan kuat sehingga Qualcomm tak bisa jalan sendirian. Selain Samsung, Qualcomm juga disebut-sebut merangkul TSMC yang tak lain adalah perusahaan semikonduktor asal Taiwan. 

Belum jelas seperti apa bentuk kontribusi Samsung atau TSMC dalam pengembangan Snapdragon 845. Pihak-pihak yang diduga saling berkaitan itu, yakni Qualcomm, Samsung, dan TSMC, belum memberi tanggapan terkait kabar yang beredar. 

Diketahui, tahun ini Qualcomm mempersenjatai beberapa lini flagship dengan Snapdragon 835. Smartphone pertama yang kebagian chipset itu adalah Sony Xperia XZ Premium.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Galaxy S8 sendiri termasuk lini yang terlambat dirilis dalam bursa peluncuran smartphone flagship 2017. Biasanya seri Galaxy S dirilis bulan Februari di ajang MWC di Barcelona, Spanyol. Tahun ini, Samsung memilih peluncuran diundur menjadi bulan Maret di New York, AS.

Baca: Sengketa Royalti, Qualcomm Bayar BlackBerry Rp 10 Triliun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.