Bisnis Smartphone LG Kian Membaik

Kompas.com - 29/04/2017, 16:20 WIB
LG G6 Reska K. Nistanto/KOMPAS.comLG G6
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Kinerja unit bisnis smartphone milik LG dilaporkan kian membaik. Kini bisnis smartphone LG sudah tidak lagi menjadi beban perusahaan.

Hal itu terungkap dari laporan finansial kuartal pertama 2017 yang dirilis oleh LG. Di periode tersebut, jumlah kerugian bisnis smartphone LG kian mengecil.

Dikutip KompasTekno dari Engadget, dalam kuartal empat 2016 lalu, LG dilaporkan merugi 500 miliar won atau sekitar Rp 5,8 triliun.

Namun pada kuartal pertama 2017 lalu, jumlahnya makin mengecil menjadi hanya 200 miliar won saja atau sekitar Rp 2,3 triliun.

Kinerja bisnis smartphone LG memang layak diapresiasi, perusahaan kini memperbaiki kelemahan dalam smartphone keluaran sebelumnya, dan menambahkan fitur-fitur baru.

Sebagai contoh, LG G6 yang menanggalkan konsep desain smartphone modular (seperti dalam seri G5) dan menambahkan fitur kamera ganda.

LG juga berinovasi dengan seri V-nya yang menawarkan desain layar sekunder. V20 yang dirilis pada September 2016 lalu disebut berhasil menjadi suksesor V10, dengan spesifikasi chipset dan prosesor yang lebih bertenaga.

Untuk diketahui, kerugian bisnis smartphone LG di kuartal empat 2016 lalu bahkan lebih besar dari total profit yang dihasilkan oleh bisnis LG lainnya.

Untungnya, LG berhasil bangkit dan melaporkan revenue keseluruhan sebesar 14,66 triliun won (sekitar Rp 172 triliun) dengan laba bersih Rp 9,8 triliun pada kuartal pertama 2017.

Baca: LG G6 Resmi di Indonesia, Android dengan Kamera Ganda dan Anti-air

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber ENGADGET

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X