Dikabarkan Dapat Dana Rp 16 Triliun, Nilai Go-Jek Ditaksir Capai Rp 40 Triliun

Kompas.com - 04/05/2017, 15:13 WIB
Helm hijau Go-Jek menjadi salah satu penanda identitas pengendara ojek yang tergabung dalam layanan ojek panggilan tersebut Oik Yusuf/ Kompas.comHelm hijau Go-Jek menjadi salah satu penanda identitas pengendara ojek yang tergabung dalam layanan ojek panggilan tersebut
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Penyedia layanan transportasi online Go-jek dikabarkan mendapatkan guyuran dana segar dari investor China Tencent.

Nilai investasi yang dikumpulkan dalam sesi pendanaan tersebut diduga mencapai kisaran 1,2 miliar dollar AS atau hampir Rp 16 triliun. Dengan tambahan dana dari Tencent ini, maka valuasi Go-jek kini ditaksir mencapai 3 miliar dollar AS, atau hampir Rp 40 triliun.

Angka tersebut sudah lebih dari berlipat dua semenjak sesi pendanaan sebelumnya. Pada Agustus 2016 lalu, Gojek diketahui mengumpulkan dana 550 juta dollar AS dengan total nilai valuasi 1,3 miliar dollar AS.

Pihak Go-Jek sendiri belum memberikan pernyataan resminya soal kabar pendanaan dari Tencent ini.

Baca: Go-Jek Dikabarkan Dapat Dana Rp 16 Triliun dari Raksasa Internet China

Selain Tencent, tak jelas siapa saja investor yang menanam modal di funding round terbaru Go-jek, namun mereka disinyalir merupakan para backers lama yang sebelumnya sudah pernah berinvestasi di Go-jek.

Keterangan sumber yang dirangkum KompasTekno dari TechCrunch, Kamis (4/5/2017) menyebutkan bahwa Alibaba sebelumnya sempat berusaha mendekati Go-jek lewat bisnis spin-out bernama Ant Financial, namun tidak berhasil.

Tencent adalah rival berat Alibaba yang juga berasal dari Negeri Tirai Bambu. Keduanya jarang menanam modal di tempat yang sama, meski diketahui sama-sama mempunyai kepemilikan di Didi Chuxing.

Saat ini, Go-jek mengklaim memiliki lebih dari 200.000 pengemudi yang tersebar di 25 kota di Indonesia, di mana perusahaan tersebut bersaing keras dengan rival-rivalnya, yakni Grab dan Uber.

September lalu, Grab mendapatkan suntikan modal 750 juta dollar AS atau sekitar Rp 9,8 triliun. Kabarnya, layanan transportasi online yang berbasis di Singapura ini sedang menyiapkan funding round baru dengan target pendaan sebesar 1,5 miliar dollar AS.

Baca: GoJek Akui Kehabisan Uang gara-gara Tarif Murah

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber TechCrunch
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X