Wicak Hidayat

Penulis teknologi yang saat ini terjun bebas ke dunia startup digital. Ia aktif di Code Margonda bersama komunitas lainnya di Depok. Juga berperan sebagai Tukang Jamu di sebuah usaha rintisan bernama Lab Kinetic.

kolom

Bakar Saja Duitnya, Biar Panas

Kompas.com - 10/05/2017, 10:47 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini
EditorReza Wahyudi

Sisi yang kedua adalah dari perusahaan besar. Jika perusahaan digital dianggap bakar duit dengan melakukan subsidi pada penjualannya, bagaimana dengan perusahaan gadget dari negeri jauh yang melakukan promosi jor-joran.

Bukan hal aneh untuk sebuah perusahaan gadget menggelontorkan uang ke promosi barang andalan terbaru mereka. Mengundang berbagai pihak yang dianggap bisa membantu jadi corong jualan mereka, mulai dari awak media, pesohor, hingga buzzer media sosial. Acara mewah di hotel mewah, atau perjalanan ke lokasi-lokasi gemas yang pas buat swafoto.

Berapa banyak sebenarnya duit yang “dibakar” untuk berbagai tujuan, dengan berbagai pembenaran, yang ujung-ujungnya adalah: mencapai tujuan bisnis.

Oke, saya bukan mau mengatakan demi bisnis segala cara boleh dilakukan. Saya juga bukan mau membenarkan segala upaya “bakar duit” itu. Tapi, jujur deh, di luar komentar sinis kita, apabila diberi kesempatan (waktu dan anggaran) apakah kita tidak akan melakukan hal yang serupa? Ini adalah soal kesempatan dan sumberdaya.

Di lain pihak, tentunya, jangan sampai di saat sumber dayanya tidak ada, kesempatannya belum muncul, tapi sudah bertindak seakan-akan bermodal besar. Kalau belum punya duit untuk dibakar, ya jangan dibakar. Kalau memang tidak perlu dibakar, ya buat apa. Mending lempar duitnya ke pihak yang membutuhkan (misalnya, seorang penulis kolom yang berusaha keras untuk tidak terdengar sinis ini).

Catatan tambahan: Soal tema startup itu bakar duit atau tidak, salah satu tulisan yang selalu layak untuk dirujuk adalah dari Andy Fajar Handika, CEO & Founder Kulina di Medium.com.  

Anda bisa membacanya di tautan berikut ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.