Sempat Ditegur KPPU, Indosat Lanjutkan Tarif Telepon Rp 1 Per Detik

Kompas.com - 10/05/2017, 18:31 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Indosat Ooredoo masih terus menggelontorkan tarif telepon Rp 1 per detik. Dalam paket Freedom Combo 5.0 yang dirilis hari ini, Rabu (10/5/2017), tarif super murah itu dikatakan sebagai jawaban untuk kebutuhan masyarakat modern.

"Terlepas dari bonus kuota internet yang kami berikan, kami menyadari panggilan telepon masih dibutuhkan. Makanya kami tetap lanjutkan tarif Rp 1 per detik " kata CEO Indosat, Alexander Rusli saat ditemui di kantornya.

Padahal, tarif Rp 1 per detik itu sempat menuai kontroversi pada pertengahan 2016 lalu. Indosat disebut-sebut memicu perang tarif antar operator telekomunikasi, hingga akhirnya ditegur Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

Baca: KPPU Akan Selidiki Dua Kasus Terkait Indosat Versus Telkomsel

Nyatanya Indosat tak jera. Menurut Alex, hal ini karena strategi tarif telepon Rp 1 per detik itu belakangan dicontek operator "sebelah".

"Sekarang semuanya sudah terapkan tarif begitu. Kecuali kalau kami sendiri, kami juga pikir-pikir," kata dia.

Fatimah Kartini Bohang/KOMPAS.com Kiri-kanan: Division Head Core Services & Bundle Offering Indosat, Sharif Mahfoedz; CEO Indosat Alexander Rusli; Division Head Content Proposition Indosat, Reginald Ghazaly.
Alex pun membantah jika Indosat dikatakan "membakar duit" dengan penawaran tarif super murah untuk telepon dan internet. Ia berkilah timnya meluncurkan produk dengan disertai riset mendalam atas kebutuhan pengguna dan potensi bisnisnya.

"Kami lihat batas kebutuhan pengguna seperti apa. Di satu sisi kami murahkan tarif tertentu, tapi kan ada juga yang normal. Jadi semuanya seimbang," ia menjelaskan.

Diketahui, paket Freedom Combo 5.0 yang baru dirilis memungkinkan pengguna mengakses aplikasi sehari-hari semacam WhatsApp, Line, BBM, Path, Twitter, Facebook, Go-Jek, dan Grab, tanpa memakan kuota utama.

Meski demikian, mekanisme ini tak serta-merta tanpa batas alias unlimited. Indosat mematok kuota dengan jumlah tertentu yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

"Kami nggak ngerti lagi kalau ada yang melewati batas kuota itu karena sangat besar sekali," ia berucap.

Selain itu, paket telepon Rp 1 per detik masih ada, begitu juga kuota khusus untuk streaming iFlix dan Spotify.

Baca: Bisa Dengar Musik Spotify di Aplikasi Waze

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Karyawan Resign, Pabrik Perakit iPhone Siapkan Bonus Rp 28 Juta

Cegah Karyawan Resign, Pabrik Perakit iPhone Siapkan Bonus Rp 28 Juta

e-Business
Bigetron RA Lolos ke Babak Survival Stage PMGC 2022, Buka Peluang ke Grand Finals

Bigetron RA Lolos ke Babak Survival Stage PMGC 2022, Buka Peluang ke Grand Finals

Software
DTO Kemenkes Buka Lowongan Kerja untuk 24 Posisi IT dan Digital, Begini Cara Daftarnya

DTO Kemenkes Buka Lowongan Kerja untuk 24 Posisi IT dan Digital, Begini Cara Daftarnya

Internet
Hacker Pembobol iPhone Diberi Waktu 12 Minggu Beresi Fitur Pencarian Twitter

Hacker Pembobol iPhone Diberi Waktu 12 Minggu Beresi Fitur Pencarian Twitter

Software
iPhone 'Ex-inter' Dijual Lebih Murah Rp 1 Juta, tapi Berisiko Terblokir

iPhone "Ex-inter" Dijual Lebih Murah Rp 1 Juta, tapi Berisiko Terblokir

Gadget
Ramai di Twitter Layar HP Tiba-tiba Berubah Jadi Ungu, Apa Sebabnya?

Ramai di Twitter Layar HP Tiba-tiba Berubah Jadi Ungu, Apa Sebabnya?

Hardware
Tren Artificial Intelligence di Indonesia 2023 Beserta Isu Etika

Tren Artificial Intelligence di Indonesia 2023 Beserta Isu Etika

Internet
Elon Musk Marah-marah dan Ancam Apple di Twitter, Ada Apa?

Elon Musk Marah-marah dan Ancam Apple di Twitter, Ada Apa?

e-Business
Cara Membuat Instafest Spotify, Poster Festival Musik yang Viral di Twitter dan IG

Cara Membuat Instafest Spotify, Poster Festival Musik yang Viral di Twitter dan IG

Software
Elon Musk Mau Bikin HP Sendiri Jika Twitter Diblokir Google dan Apple

Elon Musk Mau Bikin HP Sendiri Jika Twitter Diblokir Google dan Apple

Gadget
PUBG Mobile Rilis Royale Pass M17, Hadirkan 15 Skin Permanen Baru

PUBG Mobile Rilis Royale Pass M17, Hadirkan 15 Skin Permanen Baru

Software
Cerita Pengguna iPhone 'Ex-Inter' Keluhkan Hilang Sinyal, Ditawari Pakai Smartfren atau Unblock IMEI

Cerita Pengguna iPhone "Ex-Inter" Keluhkan Hilang Sinyal, Ditawari Pakai Smartfren atau Unblock IMEI

Gadget
4 Startup di Indonesia yang PHK Karyawan dalam Sebulan Terakhir

4 Startup di Indonesia yang PHK Karyawan dalam Sebulan Terakhir

e-Business
Ramai iPhone 'Ex-inter' Sinyal Terblokir tapi Bisa Pakai Kartu Smartfren

Ramai iPhone "Ex-inter" Sinyal Terblokir tapi Bisa Pakai Kartu Smartfren

Gadget
[POPULER TEKNO] Bos Baru WhatsApp Indonesia | Maraknya iPhone 'No Service' | Poster Festival Musik Instafest Spotify yang Viral di Medsos

[POPULER TEKNO] Bos Baru WhatsApp Indonesia | Maraknya iPhone "No Service" | Poster Festival Musik Instafest Spotify yang Viral di Medsos

Internet
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.