Hukuman untuk "YouTuber" yang Main "Pokemon Go" di Tempat Ibadah

Kompas.com - 12/05/2017, 12:16 WIB
Bloger Rusia Ruslan Sokolovsky mengunggah video yang memperlihatkan dia bermain Pokemon Go di dalam sebuah gereja. CEN/MirrorBloger Rusia Ruslan Sokolovsky mengunggah video yang memperlihatkan dia bermain Pokemon Go di dalam sebuah gereja.
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - September 2016 lalu, YouTuber Rusia bernama Ruslan Solovsky sempat ramai menjadi buah bibir. Ia dianggap menjatuhkan harga diri atau mengorek sensitivitas kelompok tertentu.

Pasalnya, YouTuber dengan jumlah subscriber lebih dari 300.000 tersebut mengunggah video sedang menangkap monster Pokemon di tempat ibadah. Saat video diunggah pada Agustus 2016, game mobile Pokemon Go memang sedang naik daun.

Polisi kemudian menangkap Sokolovsky, namun belum menjatuhkan hukuman padanya. Setelah melewati proses peradilan, Sokolovsky harus menjalani masa percobaan atau diistilahkan suspended sentence selama 3,5 tahun.

Putusan itu ditetapkan hakim di pengadilan Yekaterinburg pada Kamis, (11/5/2017) waktu setempat, sebagaimana dilaporkan TheGuardian dan dihimpun KompasTekno, Jumat (12/5/2017).

Suspended sentence sendiri berarti Solovsky akan diawasi lebih ketat oleh kepolisian dan harus melapor rutin hingga 3,5 tahun. Jika ia patuh dan tak melanggar ketentuan, ia dibebaskan dari jeratan penjara.

Sebelumnya, pada Oktober 2016, Sokolovsky disebut-sebut terancam hukuman lima tahun penjara. Para penggemarnya kemudian protes dan membanjiri linimasa media sosial dengan dukungan untuk Sokolovsky.

Alhasil, tuntutan ke Sokolovsky sempat tertunda. Kini, setelah lebih dari setengah tahun, pengadilan akhirnya memberikan putusan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sokolovsky menunjukkan rasa tak hormat pada masyarakat. Dia berniat mengorek sentimen agama,” kata hakim Yekaterina Shoponyak.

Baca: Diperbarui, Pokemon Go Tak Bisa Lagi Dibohongi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.