Kompas.com - 14/05/2017, 06:20 WIB
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorReza Wahyudi

"Sementara dulu, kabel jaringan cabut, WiFi matikan sementara, sampai nanti data yang penting di-copy dahulu. Paling mudah itu dulu," kata dia.

Tak hanya itu, menurut Rudiantara, melalui situs web kominfo.go.id, kementeriannya juga telah memberikan langkah-langkah pencegahan yang bisa diikuti instruksinya, dalam tautan berikut ini, https://goo.gl/oyMeaK.

Baca: Begini Cara Menangkal Serangan Ransomware WannaCry

Sementara itu, Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangarepan mengatakan serangan siber ini bersifat tersebar dan masif serta menyerang critical resource (sumber daya sangat penting). Serangan ini pun bisa dikategorikan teroris siber.

"Dengan adanya serangan siber ini kami minta agar masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kehati hatian dalam berinteraksi di dunia siber," kata Semmy.

Semmy pun menerangkan, bagaimana malware itu menginfeksi komputer. Caranya yakni dengan mengenkripsi seluruh file yang ada di komputer tersebut. Semua komputer yang tersambung ke internet yang masih memiliki kelemahan ini, terlebih pada jaringan yang sama.

"Bahaya ransomware yang menyerang tersebut. Komputer yang menjadi korban akan terkunci datanya. Sehingga semua file yang ada tidak bisa diakses kembali," kata dia.

"Tahun ini sebuah jenis ransomware baru telah muncul dan diperkirakan bisa memakan banyak korban," ujar dia.

Oleh karena itu penting untuk melakukan serangkaian tindakan pencegahan dan juga penanganan apabila terjadi insiden. Sebagaimana instruksinya yang telah ditampilkan di lama kominfo.go.id.

Jika kesulitan, kata dia, untuk konsultasi secara online bisa mengakses nomoreransom.org. Jika diperlukan informasi dan saran teknis, juga bisa mengirimkan e-mail ke incident@idsirtii.or.id.

Baca: Awas, Jangan Langsung Nyalakan Komputer Kantor Hari Senin Besok!

KOMPAS.com/Amir Sodikin Langkah Menanggulangi Ransomware Wannacry

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.