BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Kominfo

Indonesia Darurat "Ransomware", Kominfo Gelar Konferensi Pers Mendadak

Kompas.com - 14/05/2017, 09:49 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara (kiri) dan Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta (kanan) usai acara paket pembiayaan proyek Palapa Ring Timur di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Rabu (29/3/2017). KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTOMenteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara (kiri) dan Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta (kanan) usai acara paket pembiayaan proyek Palapa Ring Timur di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Rabu (29/3/2017).
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Minggu (14/5/2017) siang ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bakal menggelar konferensi pers di Jakarta. Undangan disebar mendadak pada Sabtu (13/5/2017) malam.

Ihwalnya tak lain adalah serangan ransomware baru bernama WannaCry yang sudah sampai ke Indonesia. Ransomware ini dikabarkan telah menyerang server beberapa rumah sakit di Jakarta sejak Jumat (12/5/2017) lalu. (Baca: Rumah Sakit di Jakarta Disandera Ransomware, Minta Tebusan Rp 4 Juta

Kegiatan medis terhambat karena data pasien yang terekam di jaringan komputer rumah sakit tak bisa diakses. Dikhawatirkan WannaCry akan semakin meluas hingga melumpuhkan kegiatan pada sektor lain.

Pasalnya, virus ini menyerang secara acak, cepat, dan meluas. Tak seperti ransomware lain yang kerap memanfaatkan phising e-mail, WannaCry akan menyebar otomatis ke komputer-komputer yang berada dalam satu jaringan.

Baca: Awas, Jangan Langsung Nyalakan Komputer Kantor Hari Senin Besok!

Upaya Kominfo adalah mencegah ekspansi WannaCry yang lebih luas di Tanah Air. Pada konferensi pers yang dijadwalkan pukul 11.00 WIB nanti, hadir Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara; Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan; dan perwakilan dari ID-SIRTII.

“Berkenaan dengan serangan malware Ransomware Wannacrypt yang berpotensi meluas di Indonesia, dan pentingnya Kementerian Kominfo melakukan himbauan dan serangkaian penangkalan dan penanganan mengatasi serangan malware,” begitu tertera pada undangan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, WannaCry sudah tersebar di 100 negara dengan puluhan ribu korban. Di Inggris, ada 16 rumah sakit yang sejauh ini terindikasi sebagai korban WannaCry. Di Indonesia, rumah sakit pertama yang diketahui terinfeksi adalah RS Dharmais.

Baca: Cegah Ransomware, Menkominfo Minta Cabut Jaringan dan Matikan WiFi

KOMPAS.com/Amir Sodikin Langkah Menanggulangi Ransomware Wannacry


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya