Kompas.com - 15/05/2017, 15:38 WIB
Papan nama Qualcomm Inc. di gedung kantornya di La Jolla, California, AS. Konrad Fiedler/BloombergPapan nama Qualcomm Inc. di gedung kantornya di La Jolla, California, AS.
|
EditorReska K. Nistanto

“Karena itu gugatan tersebut mestinya dibatalkan,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, Qualcomm meruapkan produsen chipset mobile terbesar di dunia dan telah menciptakan sejumlah standar teknologi dasar untuk menghubungkan ponsel ke jaringan seluler.

Pemasukan terbesar Qualcomm diperoleh dari biaya lisensi teknologi ratusan perangkat yang dibuat oleh produsen perangkat genggam.

Sebagai gambaran, produsen perangkat genggam mesti membayar biaya lisensi pada Qualcomm untuk setiap perangkatnya yang terhubung ke jaringan 3G dan 4G. Pembayaran ini mesti dilakukan meski chipset yang dipakai bukanlah produksi Qualcomm.

Pada Januari lalu, Apple juga sempat mengajukan gugatan pada Qualcomm. Apple menuding pembuat chipset mobile tersebut telah memberikan syarat kerja sama yang tidak adil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNET

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.