Cerita Mengikuti Google I/O 2017, dari "Workshop" hingga "After Party"

Kompas.com - 20/05/2017, 17:12 WIB
Google I/O 2017 Fatimah Kartini Bohang/Kompas.comGoogle I/O 2017
|
EditorReska K. Nistanto

MOUNTAIN VIEW, KOMPAS.com - Terik matahari pesisir dengan suhu 29 derajat celcius tak mengurangi kemeriahan “pesta” developer Google I/O 2017.

Sekitar 7.000 developer, 400 jurnalis, influencer, serta Googlers (sebutan untuk karyawan Google) dari berbagai belahan dunia berkumpul untuk menjajal langsung inovasi teknologi termutakhir dari raksasa mesin pencari Google.

Selama tiga hari berturut-turut, dari Rabu (17/5/2017) hingga Jumat (19/5/2017), peserta Google I/O bisa puas mengobrol dengan para ahli teknologi Google, mengikuti beragam workshop dalam bentuk “Code Lab”, bersosialisasi dengan sesama pecinta teknologi, menikmati beragam hidangan sehat ala Google, hingga seru-seruan di sesi “Sandbox”.

Lebih lengkapnya, berikut adalah lima hal menarik yang dirangkum KompasTekno saat menghadiri langsung hajatan Google I/O 2017 di Shoreline Amphitheatre, Mountain View, California, Amerika Serikat.

Google Vice President, Product Management Google Photos, Anil Sabharwal, Rabu (17/5/2017) dalam Keynote Google I/O 2017 di Shoreline Amphitheatre, Mountain View, AS.

Pertama, pengenalan produk dan fitur baru Google. Ajang Google I/O dibuka dengan keynote utama dari CEO Sundar Pichai, lantas disambung oleh para petinggi lainnya. Antara lain ada VP Product Google, Anil Sabharwal; VP Engineering Android, Dave Burke; VP Engineering Google Assistant, Scott Huffman; hingga CEO YouTube, Susan Wojcicki.

Benang merah dari semua lini produk baru Google -baik untuk masyarakat umum, developer, dan enterprise- adalah implementasi mendalam dari machine learning (ML) dan artificial intelligence (AI). Pichai sesumbar bahwa Google kini beralih dari perusahaan “mobile first” ke “AI-first”.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Produk baru yang menjadi “highlight” di Google I/O tahun ini adalah sistem operasi Android O, proyek Android Go, serta teknologi Google Lense. Sisanya merupakan pembaruan, misalnya pada Google Photos, Google Assistant, Gmail, hingga tool untuk developer semacam TensorFlow dan Firebase.

Baca: Android O Resmi Meluncur, Ini 5 Fitur Unggulannya

Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com Google I/O 2017

Kedua, menjajal inovasi Google secara interaktif di Sandbox. Nah, setelah mengikuti keynote utama dan keynote-keynote lainnya, peserta Google I/O bisa menjajal langsung inovasi yang dikenalkan pada keynote tersebut melalui sesi Sandbox.

Beberapa tenda bulat disiapkan untuk Sandbox tiap-tiap produk. Ada Sandbox khusus Google Assistant, Android dan Play Store, Internet of Things, Daydream dan Project Tango, hingga proyek-proyek eksperimen lainnya.


Penjajalan teknologi di sesi Sandbox tak ubahnya bermain di wahana anak-anak. Google memberikan contoh implementasi produk yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, interaktif, dan jauh dari kesan teknologi yang berat.

Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com Google I/O 2017

Ketiga, workshop dan Code Lab. Bagi para developer, Code Lab adalah sesi paling wajib dikunjungi. Mereka bisa berkonsultasi kepada para Googlers tentang semua tantangan yang dirasakan ketika mengembangkan sebuah aplikasi atau layanan internet.

Di sesi workshop, Googlers memberikan pelatihan, sosialisasi, serta gambaran soal masalah dan solusi yang umumnya dialami developer saat menggodok aplikasi atau layanan internet.

Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com Google I/O 2017

Keempat, instalasi dan spot menarik di Google I/O. Rancangan visual Google I/O patut diacungi jempol. Ajang teknologi tersebut terkesan sangat kasual dengan instalasi robot Android berbagai bentuk di banyak spot.

Lampu-lampunya pun dibikin sangat estetik sehingga akan mengeluarkan paduan warna yang ciamik ketika langit sudah gelap. Tak cuma itu, bangku-bangu taman dan permainan tradisional seperti jungkat-jungkit bisa ditemukan di sepanjang area Google I/O.

Jika haus, tangki air minum disiapkan di mana-mana, begitu juga stand untuk snack gratis. Makanan sehat ala Google pun tersedia di jam makan siang.

Kelima, after party. Setiap hari setelah semua rangkaian acara pokok Google I/O berakhir, ada “after party” yang dihelat. KompasTekno berkesempatan mengikuti after party hari pertama dan benar-benar merasa terhibur.

Selain berkat tatanan lampu yang apik, area Google I/O juga disulap bak festival musik dengan beberapa panggung yang diisi band dan penyanyi-penyanyi hipster. Aliran makanan dan minuman gratis mengular panjang di kawasan yang dinamai “Eats”.

Tak lupa, ada ruangan khusus berisi permainan arcade yang sungguh menghilangkan penat. Beberapa game-nya adalah Space Invaders, Pac Man, basket, Star Trek, hingga Zoltar.

Akhirnya, setelah tiga hari berturut-turut, Google I/O harus berakhir. Para peserta tentu mendapat pengalaman menarik, ilmu, serta teman-teman lintas negara yang baru. Sampai jumpa di Google I/O 2018!

Baca: VLOG: Menjelajahi Kantor Pusat Google di Mountain View



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.