Cerita Amanda Surya Jadi "Engineer" di Kantor Pusat Google Tanpa Melamar

Kompas.com - 24/05/2017, 16:18 WIB
Salah satu gedung di kantor pusat Google, Mountain View, California. Wicak Hidayat/KompasTeknoSalah satu gedung di kantor pusat Google, Mountain View, California.
|
EditorReska K. Nistanto


“Saya disuruh bikin program komputer selama dua hari. Kalau bagus baru dipanggil wawancara,” ia menjelaskan.

Menurut Amanda, tim Google saat itu masih sedikit dan justru lebih selektif dalam memilih anggota baru. Tahun itu juga, jumlah Googlers yang berasal dari Indonesia bisa dihitung jari.

“Sekarang timnya sudah banyak, dari Indonesia juga tambah terus,” ujar lulusan University of Texas dan Carnegie Mellon University itu.

Mau pulang ke Indonesia?

Posisi Amanda sekarang di Nest terhitung strategis. Ia pun mengaku nyaman bekerja di Google dengan suasana yang kasual, santai, kreatif, dan sehat.

Ketika ditanya apakah berniat pulang ke Indonesia, Amanda terkekeh. Ia tak serta-merta menolak, tapi belum punya rencana demikian untuk saat ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Itu membutuhkan pertimbangan panjang,” ia berdalih.

Amanda pun mengindikasikan bahwa kontribusinya ke Tanah Air tak harus dalam bentuk pulang ke Indonesia. Ia mengatakan bersedia diminta konsultasi jika dibutuhkan.

“Kalau lagi liburan di Indonesia saya senang sekali ngobrol-ngobrol dengan teman-teman di sana,” kata dia.

“Kadang perlu ada orang Indonesia yang terjun langsung di industri (luar),” ia menambahkan.

Ketika ditanya apakah berniat membuat startup sendiri, Amanda pun enggan memberi kepastian. Menurut dia, jika ingin mengembangkan startup, perlu ada persiapan yang benar-benar matang.

“Jika saya benar-benar punya ide yang tajam dan tahu bagaimana mengembangkannya, saya akan bikin. Tapi untuk sekarang saya masih mau berinovasi di Google,” ia memungkasi.

Baca: Cerita Mengikuti Google I/O 2017, dari Workshop hingga After Party

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X