Apple dan Nokia Akhirnya Berdamai

Kompas.com - 24/05/2017, 18:54 WIB
Nokia ReutersNokia
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Apple dan Nokia beberapa kali terlibat sengketa paten. Kasus teranyar terjadi pada Desember 2016 yang berujung dengan penarikan produk-produk kesehatan Withings dari jaringan toko ritel Apple.

Withings adalah pabrikan alat kesehatan seperti activity tracker dan baby monitor digital yang tahun lalu dibeli oleh Nokia. Apple menuding Nokia melisensikan patennya secara tidak fair, sementara Nokia menuduh Apple berutang atas paten-paten Nokia yang dipakai di sejumlah produknya, termasuk smartphone dan tablet.

Belakangan, kedua perusahaan rupanya sepakat berdamai dan membatalkan semua gugatan hukum. Sebuah perjanjian paten baru telah ditandatangani, di mana di dalammya Apple setuju membayar royalti paten ke Nokia, mulai kuartal kedua 2017. Besarnya jumlah pembayaran tidak disebutkan.

"Kami merasa puas dengan penyelesaian sengketa dan berharap akan mengembangkan hubungan bisnis dengan Nokia," ujar Chief Operating Officer Apple, Jeff Williams, dalam sebuah pernyataan yang dirangkum KompasTekno dari The New York Times, Rabu (24/5/2017).

Produk-produk piranti kesehatan Nokia pun akan dijual kembali di jaringan toko ritel dan online Apple, sementara Nokia bakal memasok produk-produk infrastruktur jaringan ke Apple.

"Penyelesaian kasus ini mengubah hubungan kami dengan Apple, dari lawan di pengadilan menjadi partner bisnis yang bekersasama untuk kepentingan konsumen," sebut Chief Legal Officer Nokia, Maria Varsellona.

Sempat merajai industri ponsel selama lebih dari satu dekade, Nokia telah menjual divisi perangkat kerasnya ke Microsoft pada 2014 lalu.

Perusahaan asal Finlandia itu kini memperoleh pendapatan dari lisensi paten dan IP ke pihak lain. Berita soal penyelesaian sengketa paten Nokia dengan Apple disambut baik investor sehingga mendongkrak harga saham Nokia sebesar 7 persen.

Sementara itu, Apple masih terlibat perselisihan dengan Qualcomm, sang pabrikan chip Snapdragon yang menuding Apple tak membayar biaya lisensi teknologinya senilai miliaran dollar AS. Apple membantah tuduhan Qualcomm. Kasus ini hingga sekarang masih bergulir di pengadilan.

Baca: Beli BlackBerry Aurora Sekarang atau Tunggu Nokia 6?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X