Kompas.com - 25/05/2017, 08:44 WIB
Ilustrasi MashableIlustrasi
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Pasca aksi teror bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur Rabu (24/5/2016) malam, netizen di Indonesia banyak yang membagikan foto-foto dari tempat kejadian perkara (TKP). Foto-atau video beredar melalui berbagai media sosial dan layanan percakapan instan.

Beberapa foto yang viral beredar adalah foto-foto jenazah yang diduga pelaku, dan video kondisi korban ledakan bom di kampung Melayu.

Terkait perilaku penyebaran foto-foto atau video bom Kampung Melayu oleh netizen ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika menghimbau agar mereka menghentikannya.

"Terkait teror bom di Kampung Melayu, stop sebar foto dan video kejadian," ujar Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Noor Iza dalam pesan tertulis kepada KompasTekno, Kamis (25/5/2017).

"Menyebarkan justru membuat teroris bangga, maka jangan (menyebarkan)," imbuh Noor Iza.

Seperti diketahui, dua ledakan terjadi di dekat halte bus Transjakarta di kawasan Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekitar pukul 21.00 WIB.

Polisi memastikan ledakan berasal dari bom bunuh diri yang diduga dilakukan oleh dua orang. Identitas kedua pelaku masih diidentifikasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain menimbulkan korban jiwa, ledakan itu juga membuat halte bus itu rusak. Lokasi ledakan tepat berada di samping halte ini.

Foto-foto dan video terkait insiden bom Kampung Melayu lantas beredar di berbagai media sosial dan aplikasi pesan instan seperti WhatsApp.

Polisi menyatakan, ledakan bom Kampung Melayu telah memakan 15 korban, termasuk dua orang terduga pelaku peledakan yang tewas di lokasi.

Tiga polisi gugur akibat ledakan ini dan selebihnya adalah korban luka yang dirawat di empat rumah sakit di Jakarta Timur. Rincian korban luka adalah 5 polisi dan 5 warga.
Ketiga polisi yang gugur adalah Bripda Taufan, Bripda Ridho, dan Bripda Adi Nata.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.