Pesawat Qatar Dilarang ke Arab Saudi, Nasib Penumpang Indonesia?

Kompas.com - 06/06/2017, 14:55 WIB
Rute penerbangan lama dan baru setelah Arab Saudi mengeluarkan larangan terbang bagi pesawat beregistrasi Qatar, Selasa (6/6/2017) Flightradar24Rute penerbangan lama dan baru setelah Arab Saudi mengeluarkan larangan terbang bagi pesawat beregistrasi Qatar, Selasa (6/6/2017)
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Empat negara Arab, yakni Arab Saudi, Bahrain, Mesir, dan Uni Emirat Arab (UEA) menghentikan hubungan diplomatik dengan Qatar. Imbasnya, ruang udara empat negara tersebut tidak boleh dilintasi oleh pesawat beregistrasi Qatar.

Keputusan itu dibuat pada Senin (5/6/2017) dan mulai Selasa (6/6/2017) pagi ini, larangan wilayah udara mulai diberlakukan. Lantas, bagaimana jalur penerbangan pesawat-pesawat Qatar?

Pantauan KompasTekno dari situs Flightradar24, Selasa pagi ini, penerbangan maskapai Qatar Airways mulai menghindari ruang udara yang dikontrol oleh Arab Saudi.

Penerbangan seperti QR419 rute Beirut-Doha yang sebelumnya melewati Arab Saudi, kini harus memutar melewati ruang udara Israel, Irak, dan Kuwait.

Sementara rute yang berasal dari Qatar, seperti QR41 rute Doha-Paris, yang sebelumnya melewati ruang udara Bahrain, juga harus melingkar ke timur melewati wilayah udara Iran, Kuwait, dan Irak.

Untuk penerbangan yang berasal dari Indonesia, tidak ada masalah dengan pesawat registrasi Qatar. Pasalnya, penerbangan Indonesia-Qatar tidak melewati wilayah udara Arab Saudi.

Masalah bakal muncul jika Anda terbang ke Arab Saudi (untuk umrah misalnya), tetapi penerbangan harus transit terlebih dahulu di Qatar, dan penerbangan berikutnya ke Arab Saudi menggunakan pesawat beregistrasi Qatar, seperti Qatar Airways.

Kemungkinan yang bakal terjadi adalah penumpang harus ditransfer ke maskapai yang menggunakan pesawat beregistrasi non-Qatar dan non-Arab Saudi. Sebab pihak Arab Saudi juga telah menghentikan semua penerbangannya ke Qatar.


Tiga aturan baru

Otoritas penerbangan Jeddah juga telah mengeluarkan Notice to Airmen (NOTAM) yang berisi beberapa aturan baru terkait pelarangan wilayah udara ini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X