Setelah Uber, Grab Rilis Fitur Pesan Ojek di Depan Mata

Kompas.com - 08/06/2017, 08:33 WIB
Iklan Grab di YouTube. YouTube/GrabIklan Grab di YouTube.
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Masalah pengguna ojek motor yang seringkali harus menunggu lama atau harus memandu driver ke lokasi penjemputan bakal sirna dengan fitur baru dari Grab.

Perusahaan layanan transportasi berbasis aplikasi, Grab, meluncurkan layanan bernama GrabNow untuk GrabBike di Jakarta pada Selasa (6/6/2017).

Layanan serupa sudah lebih dulu diperkenalkan Uber di Jakarta pada pertengahan Mei 2017. Fitur bernama Uber Hop-on memungkinkan pengguna layanan ojek motor dengan langsung mendatangi driver yang ada di depan mata. (Baca: Pelanggan Uber Motor Kini Bisa Pilih Driver yang Ada di Dekatnya)

Layanan baru dari Grab dan Uber ini memiliki sistem yang sama dengan saat penumpang masih menggunakan jasa tukang ojek pangkalan, tetapi disinkronkan dengan sistem digital.

"Saat ini, driver GrabBike yang mendatangi penumpang saat memesan. Dengan GrabNow, penumpang yang mendatangi driver-nya langsung," kata Head of Product Grab Jerald Singh kepada Kompas.com di Singapura, Selasa.

Menurut Jerald, ide awal untuk meluncurkan layanan GrabBike adalah mengakomodasi penumpang yang membutuhkan ojek online secara cepat. Selama ini, penumpang yang hendak bepergian dengan buru-buru kadang-kadang terkendala lamanya driver yang menerima pesanannya.

Mekanisme sinkronisasi dengan sistem digital terletak pada prosedur penggunaan GrabNow melalui aplikasi Grab. Penumpang terlebih dahulu mencantumkan tempat tujuannya dan akan mendapatkan harga pasti, kemudian tinggal mencari driver GrabBike di sekitarnya.

"Akan lebih mudah, karena kita tinggal bilang, 'Hei, aku mau pergi ke sana,' kepada driver. Harganya juga fixed, tidak perlu tawar-menawar lagi dengan tukang ojeknya," kata Jerald.

Pada sistem baru itu akan ada pilihan di menu aplikasi Grab bahwa pesanan penumpang disetujui oleh driver. Setelah terjadi kesepakatan, penumpang diantar driver ke tempat tujuan seperti biasanya.

Layanan GrabNow telah diluncurkan mulai Selasa lalu. Jakarta dipilih untuk pertama kali menerapkan GrabNow atas dasar pertimbangan pasar terbesar Grab di Asia Tenggara. Meski begitu, layanan itu berstatus Beta alias masih uji coba.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X