Serangan Cyber Makin Kencang, Indonesia Sudah Siap?

Kompas.com - 08/06/2017, 10:05 WIB
EditorDeliusno

”Indonesia cukup rentan karena masuk dalam 10 besar serangan cyber. Kita bahkan bisa melihat di sebuah tautan di internet yang menampilkan data jumlah serangan cyber di seluruh dunia secara langsung, baik data sekarang maupun data kemarin. Indonesia masuk urutan kelima atau keenam negara target,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Risiko meningkat

Guru besar ilmu komputer dari ABFI Institute Perbanas, Richardus Eko Indrajit, juga menjelaskan bahwa risiko serangan cyber kian meningkat pada masyarakat yang makin bergantung pada teknologi dan internet. Bagi individu yang menjadi bagian dalam organisasi, faktor manusia menjadi salah satu penentu dalam menangkal serangan cyber.

”Manusia kerap menjadi titik terlemah karena mereka bisa jadi salah satu sasaran dalam serangan cyber. Jika pertahanan pada infrastruktur internet sudah kuat, belum tentu sama di tingkat manusia,” kata Eko.

Keadaan itu menjadi tantangan paling berat. Karena itu, perusahaan harus memastikan bahwa karyawan mengikuti prosedur keamanan, seperti rutin mengganti kode akses ke aplikasi atau data mereka. Biasanya password jarang diganti karena malas menghafalkan hal baru. Tingkat kesulitan password juga rendah karena terkait dengan data pribadi, seperti tanggal lahir atau hobi, sehingga mudah ditebak.

Dari sisi pelaku, ada banyak pihak yang berkepentingan untuk melakukan serangan cyber, seperti mantan karyawan, kompetitor usaha, politisi, mata-mata, konsumen, dan pelaku kejahatan.

Pengajar di Swiss German University, Charles Lim, mengatakan, jenis serangan bisa berupa penyadapan, gangguan, mengubah informasi, atau menciptakan informasi menyesatkan.

Smith menyebutkan bahwa serangan cyber meningkat dalam dua cara, yakni melalui frekuensi dan intensitas.

Meningkatnya kecepatan jaringan dan jumlah perangkat yang terhubung akan seiring dengan potensi ancaman serangan cyber.

Pengamanan lemah

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.